PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Prestasi membanggakan ditorehkan Sekolah Sepakbola (SSB) Garuda Junior Pekanbaru pada awal tahun 2026. Tim Kelompok Usia (KU) 12 sukses meraih gelar juara Turnamen Garuda Anak Indonesia Zona Riau, sekaligus mengamankan tiket ke seri nasional yang akan digelar di Lampung.
Turnamen Garuda Anak Indonesia Zona Riau merupakan hasil kolaborasi antara operator turnamen dan ASKOT PSSI Kota Pekanbaru, yang berlangsung pada 17-18 Januari 2026 di Stadion Utama Riau, Pekanbaru.
Ajang ini diikuti oleh berbagai Sekolah Sepakbola (SSB) dari seluruh wilayah Provinsi Riau. Pada turnamen tersebut, SSB Garuda Junior Pekanbaru menurunkan empat tim dari berbagai kelompok usia.
Satu tim KU 10 harus terhenti di babak 8 besar, KU 11 berhasil meraih gelar runner-up, sementara dari dua tim KU 12 yang diturunkan, satu tim gagal melaju ke semifinal setelah kalah di babak 8 besar.
Adapun satu tim KU 12 lainnya tampil impresif hingga keluar sebagai juara. Tak hanya unggul secara tim, Garuda Junior Pekanbaru KU 12 juga mendominasi penghargaan individu, dengan memborong gelar pemain terbaik, kiper terbaik, top skorer, serta pelatih terbaik.
Sepanjang turnamen, tim KU 12 yang bermarkas di Jalan Rambutan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru menunjukkan permainan solid dan konsisten. Kombinasi kerja sama tim, disiplin permainan, serta mental bertanding yang kuat mengantarkan mereka melaju hingga partai final dan keluar sebagai juara Zona Riau.
Pelatih Garuda Junior Pekanbaru KU 12, Hasan Basri, yang juga dinobatkan sebagai pelatih terbaik Turnamen Garuda Anak Indonesia 2026, menyebutkan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari proses pembinaan jangka panjang.
"Ini bukan hasil instan. Anak-anak menjalani latihan dengan disiplin dan komitmen tinggi. Kami fokus pada proses, pembentukan karakter, serta mental bertanding. Alhamdulillah, hasilnya bisa membawa kami juara dan lolos ke seri nasional," ujar Hasan, pada Selasa (20/1/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan melaju ke seri nasional menjadi tantangan baru bagi tim untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan kesiapan mental menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah di Indonesia.
Apresiasi juga datang dari para orang tua siswa. Arianto, salah satu orang tua pemain yang meraih gelar Pemain Terbaik, mengaku bangga atas perkembangan anak-anak selama mengikuti pembinaan di SSB Garuda Junior.
"Kami sangat bangga melihat proses yang dilalui anak-anak. Mereka tidak hanya berkembang dari sisi teknik bermain, tetapi juga disiplin, tanggung jawab, dan sportivitas. Ini tentu berkat dukungan seluruh pelatih dan orang tua siswa di SSB Garuda Junior,"jelasnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet muda SSB Garuda Junior Pekanbaru untuk terus berprestasi, berkembang, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap kompetisi yang diikuti.(dof)
Editor : Edwar Yaman