MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Manchester United khawatir Patrick Dorgu bisa absen selama beberapa minggu karena cedera yang dialaminya saat menang melawan Arsenal pada hari Ahad (25/1/2026) lalu sebagaimana dilaporkan ESPN.
Pemain internasional Denmark itu, yang mencetak gol indah dalam kemenangan 3-2 di Emirates. Dia terpaksa keluar lapangan sembilan menit sebelum pertandingan berakhir.
Pelatih sementara Michael Carrick mengatakan setelah pertandingan bahwa ia berharap masalah itu hanya kram. Namun, Dorgu tidak dapat memenuhi komitmen media pascapertandingan karena sedang menjalani perawatan.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Ratusan Kepala Daerah Terima UHC Award 2026
Penilaian lebih lanjut pada hari Senin mengungkapkan bahwa masalahnya mungkin lebih buruk dari yang dikhawatirkan sebelumnya dan bahwa pemain berusia 21 tahun itu bisa absen dalam waktu yang lama.
ESPN melaporkan bahwa Manchester United belum memiliki jadwal pasti untuk kembalinya Dorgu menjelang tes lebih lanjut pada hari Selasa.
Absen yang berkepanjangan akan menjadi pukulan bagi Carrick, yang telah melihat Dorgu mencetak gol di kedua pertandingan yang dipimpinnya -- pertama dalam kemenangan 2-0 atas Manchester City dan kemudian melawan Arsenal.
United selanjutnya akan beraksi melawan Fulham di Old Trafford pada hari Minggu. Ada juga pertandingan melawan Tottenham, West Ham, dan Everton sebelum akhir Februari.
Suporter Man United Berencana Lakukan Protes
Sementara itu, kelompok pendukung The 1958 mengatakan mereka bermaksud untuk menindaklanjuti ancaman mereka untuk melakukan protes menjelang pertandingan melawan Fulham.
Demonstrasi tersebut akan ditujukan kepada pemilik mayoritas keluarga Glazer, tetapi juga pemegang saham minoritas Sir Jim Ratcliffe.
"Hasil baru-baru ini disebabkan oleh Michael Carrick dan para pemain dan itu terjadi terlepas dari kepemilikan kami yang tidak becus, bukan karena itu," kata juru bicara The 1958.
Baca Juga: Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Dua Terdakwa Sabu, Tiga Diganjar Hukuman Seumur Hidup
"Klub ini terus tersandung dari satu malapetaka ke malapetaka berikutnya. Para penggemar tidak boleh tertipu oleh dua hasil bagus. Kita sudah terlalu sering berada di sini sebelumnya.”
"Protes kami tidak pernah tentang penampilan di lapangan. Tidak sekarang, dan tidak sekali pun dalam 21 tahun terakhir. Kami menilai model kepemilikan yang disfungsional yang telah berulang kali mengecewakan Manchester United."***
Editor : Edwar Yaman