Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Singkirkan Napoli, Chelsea Amankan Posisi 8 Besar Klasemen Akhir, Lolos Otomatis ke 16 Besar Liga Champions

Edwar Yaman • Kamis, 29 Januari 2026 | 07:49 WIB
Joao Pedro jadi pahlawan Chelsea dengan dua golnya pada babak kedua untuk mengalahkan tuan rumah Napoli 3-2 di Liga Champions.
Joao Pedro jadi pahlawan Chelsea dengan dua golnya pada babak kedua untuk mengalahkan tuan rumah Napoli 3-2 di Liga Champions.

NAPLES (RIAUPOS.CO) - Joao Pedro jadi aktor kebangkitan untuk membawa Chelsea lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Dua golnya di babak kedua mengalahkan Napoli 3-2 di Stadion Diego Maradona, Naples, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Kekalahan itu membuat Napoli gagal tembus play-off dengan menempati poisis ke-30 dari 36 tim klasemen akhir.

The Blues (julukan Chelsea) tampak akan menanggung akibat dari performa buruk di laga tandang di Eropa. Mereka sepertinya akan menghadapi kekalahan tandang ketiga dalam empat pertandingan setelah Rasmus Hojlund memberi Napoli keunggulan di akhir babak pertama.

Membutuhkan kemenangan untuk menghindari babak play-off di bulan Februari, The Blues mengambil risiko dengan formasi tiga bek dengan Reece James dan Marc Cucurella di posisi bek tengah yang tidak biasa. Sebuah perubahan dari biasanya yang tampaknya bertujuan untuk melawan sistem yang disukai lawan mereka, dan langkah tersebut menunjukkan hasil yang menjanjikan di awal pertandingan.

 Baca Juga: Real Madrid dan Juara Bertahan PSG Terdegradasi ke Babak Play-off Liga Champions

Chelsea tampak aman dengan keunggulan awal yang diberikan oleh penalti Enzo Fernandez di menit kr-19. Namun, tiba-tiba mereka dikejutkan oleh gol pemain lulusan akademi Napoli berusia 23 tahun, Antonio Vergara pada menit ke-33. Gol pertamanya dalam penampilan senior keenamnya tidak akan segera dilupakan di kota itu.

Cole Palmer -- yang dilaporkan siap mengakhiri masa tinggalnya selama dua setengah tahun di London barat dan kembali ke Manchester -- berada di bangku cadangan setelah absen dalam kemenangan di Crystal Palace.

Setelah gol penyeimbang Napoli, tidak ada pemain Chelsea yang tampaknya mampu menguasai bola dan menciptakan peluang. Rasmus Hojlund memberi tuan rumah keunggulan pada menit ke-43 dan pada tahap itu tugas tampak terlalu berat bagi Chelsea, yang tampil mengecewakan.

Kemudian Pedro, secara tak terduga, membalikkan keadaan di babakm kedua. Dia mencetak gol pertama dengan tendangan jarak jauh yang indah. Lalu, mengungguli pertahanan Napoli untuk memenangkan pertandingan di menit ke-82.

Sebelum semua itu, Chelsea memulai pertandingan dengan baik. Setelah 17 menit, tendangan bebas James dihalau oleh tembok pertahanan Juan Jesus saat ia melompat untuk memblokir. Menghadapi riuh rendah sorakan permusuhan dari para penggemar tuan rumah, Fernandez tetap tenang dan dengan percaya diri menempatkan penaltinya ke sudut bawah gawang.

Itu adalah isyarat bagi tekanan berkelanjutan Napoli yang akan membalikkan keadaan. Giovanni Di Lorenzo berhasil melewati pertahanan Chelsea dan memaksa Robert Sánchez melakukan penyelamatan di tiang dekatnya, dan ruang tampak terbuka di kedua sisi tiga bek tengah saat Napoli menargetkan sayap.

Gol penyama kedudukan mencerminkan kendali mereka yang semakin meningkat. Sebuah sapuan bola yang gagal dari Andrey Santos di posisi bek kanan tidak menghasilkan apa-apa selain langsung masuk ke penguasaan bola Napoli di lini tengah.

Mathías Olivera menyundul bola ke atas kepada Vergara, yang kemudian menusuk ke dalam kotak penalti dan melewati Wesley Fofana dengan gerakan balet yang anggun sebelum mengalahkan Sanchez dengan tendangan yang membentur tiang gawang.

Kemudian muncul lebih banyak ruang terbuka di dalam kotak penalti yang dimanfaatkan Olivera, ia meluncur ke arah bola dengan ruang yang cukup untuk menemukan Hojlund, yang berhasil melewati Fofana dan mencetak gol dengan tendangan langsung.

Manajer The Blues, Liam Rosenior, memasukkan Palmer di babak kedua untuk menambah energi kreatif, tetapi Pedro-lah yang menemukan momen jenius untuk menyamakan kedudukan. Tendangannya dari jarak 25 yard ke sudut atas gawang adalah yang terbaik sejak bergabung dengan Chelsea dan berpotensi menjadi gol yang berharga.

Kini giliran Chelsea untuk mendominasi dan mencari gol yang akan memberi mereka kendali atas nasib mereka di Eropa. Gol itu akhirnya datang, Pedro menjadikan dirinya pahlawan The Blues untuk membawa mereka lolos otomatis ke 16 besar.***

Editor : Edwar Yaman
#napoli #chelsea #joao pedro #liga champions