Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mourinho Akui Kebingungan sebelum Gol Krusial Kiper Benfica Melawan Real Madrid di Liga Champions

Edwar Yaman • Kamis, 29 Januari 2026 | 08:50 WIB

Kiper Anatoliy Trubin merayakan gol setelah membawa Benfica lolos ke babak play-off Liga Champions.
Kiper Anatoliy Trubin merayakan gol setelah membawa Benfica lolos ke babak play-off Liga Champions.
 

LISBON (RIAUPOS.CO) - Jose Mourinho memuji tim Benfica-nya setelah kemenangan 4-2 atas Real Madrid di Da Luz, Lisbon, Kamis (20/1/2026) dini hari WIB. Kemenagan itu membuat mereka tetap bertahan di Liga Champions. Dia pun mengakui kebingungan mengenai selisih gol yang dibutuhkan untuk melaju hampir membuat mereka tersingkir.

Sundulan dramatis kiper Anatoliy Trubin pada menit ke-98 memberi Benfica selisih gol minus dua, yang cukup untuk membuat mereka lolos ke babak play-off fase gugur di posisi ke-24, dengan sembilan poin, sementara Madrid gagal masuk delapan besar alias lolos otomatis ke 16 besar.

 Baca Juga: Arteta Sebut Kembalinya Kai Havertz Membawa Arsenal ke Level yang Berbeda

Benfica kini akan menghadapi Madrid lagi, atau Inter Milan -- dua mantan tim Mourinho -- untuk memperebutkan tempat di babak 16 besar, dengan undian yang akan berlangsung pada hari Jumat.

"Saya pikir kami pantas mendapatkannya, kami benar-benar pantas mendapatkannya," kata Mourinho kepada Movistar.

"Kylian [Mbappé] memiliki dua peluang, dan mencetak dua gol. Bagi Benfica, mengalahkan Real Madrid adalah hal yang sangat bergengsi. Ini fantastis."

 Baca Juga: Gol Kiper Trubin Tenggelamkan Real Madrid di Lisbon, Amankan Tempat Benfica di Play-off Liga Champions

Benfica asuhan Mourinho mengalami musim yang sulit dan saat ini berada di posisi ketiga di Liga Portugal, sementara mereka kalah dalam empat pertandingan Liga Champions pertama mereka sebelum akhirnya mendapatkan tempat di babak play-off.

Pelatih veteran itu mengakui bahwa saat pertandingan Rabu memasuki tahap akhir, dia dan timnya percaya bahwa skor 3-2 sudah cukup untuk melaju, sebelum kemudian diberi tahu bahwa mereka membutuhkan satu gol lagi.

"Ketika saya melakukan pergantian pemain terakhir, [Franjo] Ivanovic dan [Antonio] Silva, saya diberi tahu [skornya] sudah cukup, jadi mari kita akhiri pertandingan," kata Mourinho kepada Paramount+.

"Beberapa detik kemudian, mereka memberi tahu saya bahwa kami membutuhkan satu gol lagi, tetapi saya tidak dapat melakukan pergantian pemain lagi. Itu adalah poin keberuntungan, mendapatkan tendangan bebas, yang memungkinkan kami untuk bermain dengan pemain hebat [Trubin]."

Ivanovic dan Silva dimasukkan pada menit ke-93, sebelum gol Trubin di menit-menit terakhir lima menit kemudian.

Kiper Ukraina itu mengakui kebingungan serupa sebelum intervensi dramatisnya.

"Saya tidak tahu apa yang kami butuhkan," katanya.

"Lalu saya melihat semua orang menyuruh saya maju. Saya juga melihat pelatih kami, jadi saya maju, masuk ke kotak penalti. Momen gila. Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya tidak terbiasa mencetak gol. Saya berusia 24 tahun dan ini pertama kalinya. Luar biasa."

Pengundian babak playoff akan berlangsung di Nyon, Swiss, pada tengah hari waktu setempat.***

Editor : Edwar Yaman
#mourinho #real madrid #Anatoliy Trubin #liga champions #benfica