Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pekanbaru FC Terhenti di 8 Besar Liga Nusantara lewat Ekstra Time

Denny Andrian • Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:26 WIB
Pemain Pekanbaru FC Vengko Armedya (baju putih) diganjal dua pemain Dejan FC dalam pertandingan perempatfinal Liga Nusantara (Liga 3) di Stadion Kota Barat, Solo, Jumat (30/1/2026).
Pemain Pekanbaru FC Vengko Armedya (baju putih) diganjal dua pemain Dejan FC dalam pertandingan perempatfinal Liga Nusantara (Liga 3) di Stadion Kota Barat, Solo, Jumat (30/1/2026).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Perjalanan Pekanbaru FC di Liga Nusantara (Liga 3) berakhir. Tim asuhan Miskardi ini terhenti di Babak 8 Besar atau perempatfinal usai dikalahkan tim favorit Dejan FC Depok dengan skor 2-4 di Stadion Kota Barat, Solo, Jumat (30/1/2026).

Pertandingan berjalan seru dan pemenang harus ditentukan lewat perpanjangan waktu. Perjuangan anak-anak Pekanbaru FC di perempatfinal ini cukup luar biasa. Mereka harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-20 setelah wasit memberikan kartu merah kepada kiper Yogi Hermawan.

Wasit asal Jepang Takoya Kobayasi menilai sang penjaga gawang menangkap bola di luar kotak penalti. Pekanbaru FC tertinggal lebih dulu di menit ke-34 lewat Rizki Ramadan. Di menit akhir jelang jeda tepatnya di menit ke-45+1, Pekanbaru FC kembali kebobolan lewat gol Ivan Julyandy.

Dengan kondisi kurang jumlah pemain, anak-anak Pekanbaru FC tak kehilangan semangat untuk mengejar ketinggalan. Di menit ke-82, Pekanbaru FC memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 lewat penalti Ali Muhammad Ichsan di menit ke-82. Wasit memberikan penalti setelah striker Vengko Armedya diganjal bek Dejan FC di kotak penalti. Berselang empat menit, giliran Vengko Armedya yang mencetak gol usai menerima umpan matang Ali Muhammad Ichsan dari sisi kiri pertahanan Dejan FC.

Skor 2-2 bertahan hingga waktu normal 90 menit berakhir. Pertandingan pun dilanjutkan dengan additional ekstra time (AET) untuk menentukan pemenang. Sayangnya, di ekstra time ini, Pekanbaru FC justru kebobolan dua gol lewat sundulan Wawan Sumardi di menit 96 dan tendangaj Muhammad Afif di menit 104.

"Perjuangan sudah maksimal. Anak-anak sudah tampil luar biasa. Mereka tetap semangat meski kami bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-12," ujar pelatih Pekanbaru FC Miskardi saat dihubungi, Sabtu (31/1/2026). "Terima kasih atas dukungan semuanya," tambah mantan pelatih PSPS ini.

Meski terhenti, Owner Pekanbaru FC Edward Riansyah iuga mengapresiasi anak-anak Laskar Hang Tuah, julukan Pekanbaru FC. "Terima kasih buat pemain, pelatih, dan ofisial atas perjuangan membawa nama Pekanbaru. Terima kasih juga dukungan masyarakat Pekanbaru dan Pemko Pekanbaru, khususnya Pak Wali Kota buat tim ini," ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT Pekanbaru FC Ferman Fitra Abdi mengatakan tim akan kembali ke Pekanbaru, Ahad (1/2/2026) besok. "Hari ini kami makan bersama sekaligus pembubaran tim musim ini. Besok (Ahad) kami kembali ke Pekanbaru," ujar Ferman.

Editor : Rinaldi
#ekstra time #liga nusantara #Pekanbaru fc