Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Alcaraz Taklukkan Djokovic, Lengkapi Grand Slam dan Ukir Sejarah

jpg • Senin, 2 Februari 2026 | 16:35 WIB

Carlos Alcaraz meraih gelar Australian Open 2026 setelah mengalahkan Novak Djokovic, Ahad (1/2/2026).
Carlos Alcaraz meraih gelar Australian Open 2026 setelah mengalahkan Novak Djokovic, Ahad (1/2/2026).


MELBOURNE (RIAUPOS.CO) - Carlos Alcaraz resmi mengukuhkan dirinya sebagai petenis putra termuda dalam sejarah yang berhasil menyapu bersih seluruh gelar Grand Slam karier. Prestasi fenomenal ini diraih usai menumbangkan sang raja Melbourne Park, Novak Djokovic, lewat pertarungan sengit empat set di final tunggal putra Australian Open (AO) akhir pekan ini, Ahad (1/2).

​Laga tersebut menjadi ajang pembuktian mentalitas Alcaraz. Meski pengalaman segudang Djokovic sempat menyulitkan di awal laga hingga terjadi aksi saling patah servis yang menegangkan, petenis muda Spanyol itu berhasil mempertahankan fokusnya. Kemenangan ini sekaligus menorehkan tinta emas: Alcaraz menjadi pemain pertama yang mampu mengalahkan Djokovic di final Australian Open, mematahkan rekor kemenangan 10-0 yang selama ini dipegang petenis Serbia tersebut.

​Perjalanan Alcaraz menuju podium juara tidaklah mudah. Ia sempat melakoni partai semifinal maraton lima set melawan Alexander Zverev—salah satu laga terpanjang dalam sejarah turnamen yang diwarnai enam kali tiebreak. Ketangguhan fisik Alcaraz juga teruji sejak babak perempat final saat ia melibas jagoan tuan rumah, Alex de Minaur, serta rentetan kemenangan meyakinkan atas Tommy Paul, Corentin Moutet, Yannick Hanfmann, hingga Adam Walton di babak-babak awal.

​Kemenangan di Australia ini memiliki makna simbolis yang mendalam bagi peta persaingan tenis dunia. Alcaraz tidak hanya menggagalkan ambisi Djokovic untuk meraih gelar Grand Slam ke-25, tetapi juga menyamakan rekor pertemuan mereka menjadi 5-5. Hasil ini menjadi lonceng pengukuh berakhirnya dominasi Tiga Besar (Djokovic, Rafael Nadal, dan Roger Federer), seiring dengan naiknya Alcaraz dan Jannik Sinner sebagai penguasa baru jagat tenis.

Editor : Arif Oktafian
#Alcaraz #melbourne #sejarah #ukir prestasi