LONDON (RIAUPOS.CO) - ARSENAL masih bersaing di empat kompetisi musim ini. Di antara ajang tersebut, pemuka klasemen Premier League dan fase liga Liga Champions itu berada di posisi terdekat dengan trofi juara Piala Liga. The Gunners –julukan Arsenal– hanya berjarak dua laga dari tangga juara.
Untuk mencapai final di Stadion Wembley bulan depan (22/3), skuad besutan Mikel Arteta harus melewati hadangan Chelsea. Setelah menang 3-2 pada first leg di Stamford Bridge bulan lalu (15/1), Arsenal berada di atas angin saat menjamu lawan dalam second leg di Stadion Emirates, London, dini hari nanti (siaran langsung Vidio pukul 03.00 WIB).
Gelandang Arsenal, Declan Rice, menyatakan bahwa quadruple atau sapu bersih empat gelar bukan hal mustahil bagi The Gunners. ”Kami masih memimpin klasemen Premier League, memenangkan semua pertandingan fase liga Liga Champions, memenangkan leg pertama semifinal Carabao Cup, dan masih bertahan di Piala FA. Jadi, kami tidak bisa mengeluh,” kata Rice kepada Sky Sports.
Terbantu Kedalaman Skuad
Menurut pemain termahal Inggris itu, Arsenal memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk meraih quadruple. Apalagi, para pemain yang sempat dibekap cedera panjang sejak awal musim, seperti Gabriel Jesus dan Kai Havertz, kini telah pulih dan mulai menunjukkan kontribusinya.
”Kami perlu memperlakukan setiap pertandingan layaknya final. Jika Anda ingin menang dan menyapu bersih semua trofi yang ada, Anda harus memenangkan pertandingan meskipun sulit. Empat bulan ke depan akan menjadi pembuktiannya,” ujar mantan kapten West Ham United tersebut.
Bawa Mentalitas Comeback
Di sisi lain, meski memikul beban defisit kekalahan 2-3 pada first leg, Chelsea tidak merasa inferior di Emirates. Streak kemenangan dalam lima laga terakhir bukan satu-satunya modal bagi skuad besutan Liam Rosenior tersebut. Reece James dkk. juga mengusung mentalitas comeback.
”Mentalitas kami sekarang sedang di atas angin,” ucap bek tengah Chelsea, Wesley Fofana, sebagaimana dilansir dari laman resmi klub.
”Kami sudah membuktikannya saat mampu mengalahkan Napoli (dalam laga terakhir fase liga Liga Champions, 29/1) dan saat melawan West Ham (di Premier League akhir pekan lalu, 1/2),” imbuh Fofana.
Chelsea tercatat beberapa kali mampu membalikkan ketertinggalan first leg pada second leg di ajang Piala Liga. Salah satu buktinya adalah semifinal musim lalu. Sempat kalah 0-1 di kandang Middlesbrough FC, The Blues –julukan Chelsea– berbalik menghajar The Boro –sebutan Middlesbrough FC– dengan skor telak 6-1.(ren/dns/jpg/muh)
Laporan JPG, London
Editor : Arif Oktafian