PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau yang sudah dijadwalkan digelar pada 14-15 Februari 2026 diundur. Pengunduran jadwal tertuang dalam surat yang pemberitahuan yang ditandatangani Ketua KONI Riau Iskandar Hoesin. Dalam surat itu dijelaskan bahwa Musorprov diundur sampai ada pemberitahun selanjutnya.
Ketua Umum KONI Riau Iskandar Hoesin yang juga bakal calon Ketua KONI Riau periode 2026-2030, membenarkan pihaknya telah menerima surat permintaan perpanjangan waktu dari TPP untuk melakukan verifikasi ulang. "Untuk Musorprov KONI Riau yang sebelumnya direncanakan 14-15 Februari 2026, terpaksa kita undur sampai penjadwalan ulang selanjutnya. Kita menghormati TPP yang melakukan verifikasi ulang dukungan KONI daerah sesuai arahan KONI Pusat," ujar Iskandar Hoesin, Kamis (12/2).
Ia berharap TPP dapat bekerja secara profesional dan netral dalam menyelesaikan tahapan pendaftaran calon ketua umum. Menurutnya, hasil verifikasi ulang harus dituangkan dalam berita acara dan diserahkan kepada KONI Pusat untuk mendapatkan keputusan akhir.
Ketua TPP Pemilihan Ketua KONI Riau Khairul Fahmi menyatakan pihaknya memang mengajukan perpanjangan waktu karena harus kembali melakukan verifikasi ulang terhadap dukungan ganda dari KONI daerah.
"Kami meminta perpanjangan waktu karena harus melakukan verifikasi ulang dukungan KONI daerah terhadap bakal calon Ketua Umum KONI Riau. Kami sudah berkoordinasi dengan KONI Pusat dan terdapat perselisihan dukungan," kata Fahmi.
Ia menjelaskan, sesuai arahan KONI Pusat verifikasi ulang dapat dilakukan melalui klarifikasi langsung kepada pihak terkait maupun melalui narasumber yang berkompeten. Fahmi juga menyebutkan bahwa berdasarkan koordinasi dengan KONI Pusat, surat dukungan terakhir yang diberikan oleh KONI daerah menjadi dokumen yang sah. "TPP tidak melakukan intervensi. Kami hanya menjalankan aturan sesuai dokumen pedoman yang berlaku," jelasnya. Editor : Arif Oktafian