Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Super League: Dibantai Arema FC 3-0, Semen Padang Alihkan Fokus Jamu Malut United di Padang

Redaksi • Minggu, 15 Februari 2026 | 19:52 WIB
Pemain Semen Padang FC mencoba melewati pemain Arema FC di Stadion Kanjurahan, Malang, Ahad (15/2/2026).
Pemain Semen Padang FC mencoba melewati pemain Arema FC di Stadion Kanjurahan, Malang, Ahad (15/2/2026).

MALANG (RIAUPOS.CO) — Asa Semen Padang FC membawa pulang poin dalam lawatannya ke Kanjuruhan Malang gagal menjadi kenyataan. Ini setelah tim berjuluk Kabau Sirah itu dibantai Arema FC 3-0 pada pekan ke-21 Super League, Ahad (15/2/2026).

Dalam pertandingan itu, Arema FC unggul tipis dalam penguasaan bola, 51 persen berbanding 49 persen. Meski selisih penguasaan bola tidak signifikan, efektivitas serangan menjadi faktor pembeda dalam laga itu.

Arema FC mencatatkan 14 total tembakan dengan enam di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sementara itu, Kabau Sirah hanya mampu menghasilkan tujuh percobaan dengan satu tembakan tepat sasaran. Produktivitas dan ketajaman lini depan tuan rumah menjadi kunci kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.

 Baca Juga: Jelang Ramadan, Harga Cabai Merah dan Daging Sapi Naik Tipis di Pasar Rakyat Kota Rengat

Pelatih Semen Padang Dejan Antonic mengaku kecewa dengan hasil yang diperoleh anak asuhnya. Menurut dia, secara permainan timnya tidak tampil buruk, khususnya di babak pertama.

“Di babak pertama sebenarnya kami bisa mendominasi permainan. Arema cukup banyak bertahan dan kami sempat menciptakan beberapa peluang. Namun gol pertama mereka berawal dari kesalahan kami sendiri, dan itu sedikit banyak memengaruhi jalannya pertandingan menjelang akhir babak pertama,” ujarnya Dejan Antonic usai laga.

Dejan menjelaskan, pada jeda turun minum tim pelatih telah mencoba melakukan evaluasi dan memberikan arahan kepada para pemain agar memperbaiki kekurangan yang terjadi pada paruh pertama.

“Kami sudah berbicara kepada pemain saat jeda agar kesalahan di babak pertama bisa dikurangi. Tapi gol kedua mereka juga berasal dari serangan balik. Setelah itu pertandingan menjadi semakin berat bagi kami, apalagi dengan adanya gol ketiga,” ungkap pelatih asal Serbia tersebut.

Meski harus menelan kekalahan dengan skor cukup telak, Dejan meminta para pemain segera melupakan hasil tersebut dan fokus menatap laga berikutnya. Semen Padang dijadwalkan menghadapi Malut United dalam pertandingan selanjutnya.

“Pertandingan melawan Malut United sudah dekat. Kami harus kembali ke Padang dan melakukan persiapan yang matang untuk laga tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dejan menilai performa timnya pada putaran kedua kompetisi menunjukkan peningkatan dibandingkan putaran pertama BRI Super League. Ia optimistis Semen Padang FC mampu melewati periode sulit ini dan segera keluar dari zona degradasi.

Dengan hasil ini, Semen Padang FC harus bekerja keras dalam laga-laga selanjutnya untuk memperbaiki posisi di klasemen. Sementara Arema FC semakin percaya diri dalam persaingan papan tengah hingga atas kompetisi musim ini.***

Editor : Edwar Yaman
#semen padang #Super League #dejan antonic #Kabau Sirah #Malut United #arema fc