ISTANBUL (RIAUPOS.CO) - Galatasaray mendorong Juventus ke ambang eliminasi dari Liga Champions dengan kemenangan comeback dramatis 5-2 di Istanbul, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Tertinggal 2-1 di babak pertama dalam pertandingan play-off di RAMS Park, raksasa Turki itu bangkit setelah jeda.
Noa Lang mencetak dua dari empat gol Galatasaray di babak kedua untuk mengejutkan juara Eropa dua kali, Juve. Galatasaray membawa keunggulan tiga gol ke leg kedua di Turin pekan depan dengan kesempatan untuk melaju ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak 2014.
Juventus merespons dengan baik setelah tertinggal satu gol melalui Gabriel Sara setelah 15 menit, dengan Teun Koopmeiners menyamakan kedudukan satu menit kemudian dan menambahkan satu gol lagi sebelum jeda.
Baca Juga: Salat Tarawih Perdana Muhammadiyah di Pekanbaru Dipadati Jemaah
Namun Galatasaray mengambil kendali di babak kedua. Noah Lang menyamakan kedudukan empat menit setelah babak kedua dimulai, mencetak gol dari jarak dekat.
Davinson Sánchez memberi tim tuan rumah keunggulan pada menit ke-60 dan tantangan Juventus semakin sulit ketika Juan Cabal diusir keluar lapangan 22 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti di awal babak kedua.
Noah Lang mencetak gol keduanya ketika memanfaatkan permainan ceroboh dari pertahanan Juventus di kotak penalti mereka sendiri dan Sacha Boey mencetak gol dari sudut sempit pada menit ke-86.
Hasil itu pun mencatatkan sejarah baru yang kontras bagi kedua tim di Liga Champions. Dilansir dari TNT Sports, kemenangan Galatasaray itu menjadi pertama kalinya mereka mampu mencetak lima gol dalam satu pertandingan di Liga Champions sekaligus menjadi modal berharga untuk menghadapi leg kedua pada Kamis (26/2/2026).
Sebaliknya, kekalahan Juventus menjadi catatan kelam karena untuk pertama kalinya Si Nyonya Tua kebobolan lima gol dalam satu laga Liga Champions. Kekalahan itu juga memperpanjang periode negatif Juventus dalam beberapa pekan terakhir.
Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, tim asuhan Luciano Spalletti itu telah menelan kekalahan kedua secara beruntun setelah sebelumnya tumbang di San Siro dengan skor 3-2 dan hanya meraih satu hasil imbang dalam empat pertandingan terakhir tanpa kemenangan di semua kompetisi.
Juventus sebelumnya juga telah tersingkir dari perempatfinal Coppa Italia setelah kalah dari Atalanta dengan skor telak 3-0. Dilansir dari situs resmi Juventus, Luciano Spalletti mengakui performa timnya yang sedang menurun dan akan melakukan persiapan yang lebih matang pada leg kedua.
“Malam ini, karakter kami menurun, kami mengambil tiga langkah mundur. Kami gagal memahami tingkat kesulitan dan bahaya dari apa yang kami lakukan. Jika kualitas permainan kami menurun, kami akan selalu berada dalam risiko secara defensif. Kami akan mencoba melakukan analisis yang tepat menjelang pertandingan leg kedua,” kata Spalletti.***
Editor : Edwar Yaman