LISBON (RIAUPOS.CO) - Vinicius Junior jadi aktor di balik keberhasilan Real Madrid membungkam Benfica 1-0 di Estadio da Luz, Lisbon, Rabu (18/2/2026). Vini bukan hanya mencetak gol penentu kemenangan (50’) dalam first leg play-off fase knockout Liga Champions tersebut. Wide attacker timnas Brazil itu sekaligus mampu melewati laga sarat teror baginya.
Teror dilakukan oleh kapten sekaligus bek tengah Benfica, Nicolas Otamendi. Bek tengah timnas Argentina itu memamerkan tato trofi juara Piala Dunia kepada Vini maupun skuad Real lainnya. Bukan hanya itu. Winger Benfica yang juga asal Argentina, Gianluca Prestianni, mengejek Vini dengan nada rasis (monyet).
’’Vini memberitahu kami bahwa dia (Prestianni, red) mengatakannya. Itu tidak bisa terjadi,’’ ungkap striker Real, Kylian Mbappe, seperti dilansir dari Movistar+. Protokol Anti-Rasisme Diterapkan
Merasa jadi korban rasialis, Vini melaporkannya kepada wasit Francois Letexier asal Prancis. Letexier membentuk kedua lengannya dengan huruf X. Isyarat supaya laga tersebut dihentikan karena adanya ujaran rasis di lapangan. Protokol anti-rasisme pun diterapkan dalam laga tersebut.
Kini, tinggal menanti sanksi bagi Prestianni apabila investigasi UEFA menyatakan bahwa dia telah melakukan ujaran rasis. ’’Pemain nomor 25 (Prestianni, red) menyebut Vini sebagai monyet lima kali. Aku melihatnya. Seharusnya dia (Prestianni, red) tidak boleh bermain di Liga Champions musim ini lagi,’’ tegas Mbappe.
Sayang, ejekan Prestianni kepada Vini tidak terekam kamera TV lantaran pemain bersangkutan menutup mulutnya dengan jersey. ’’Mereka perlu menutup mulut mereka dengan bajunya untuk menunjukkan betapa lemahnya mereka,’’ sindir Vini.
Arbeloa Telah Belajar Di luar kasus rasisme, Real akhirnya mampu membalas kekalahan 2-4 dalam matchday pemungkas fase league bulan lalu di stadion yang sama (29/1). Hal itu menunjukkan bahwa entrenador Alvaro Arbeloa telah belajar dari laga sebelumnya.
Kemarin, Arbeloa memainkan skema 4-4-2 ketimbang skema agresif 4-3-3 seperti bulan lalu. ”Kami bermain efektif dan mengancam dengan Kylian Mbappe dan Vini di depan. Kami perlu mempertahankan performa yang seperti ini di Bernabeu (second leg di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, 26/2, red),” tutur Arbeloa kepada Diario AS. Editor : Arif Oktafian