LISBON (RIAUPOS.CO) – Selain insiden rasialis yang dialami penyerang sayap Real Madrid, Vinicius Junior, ada momen krusial lain dalam first leg play-off fase knock-out Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, kemarin (18/2). Yaitu ketika treinador SL Benfica, Jose Mourinho, diusir keluar lapangan pada menit ke-85. Penyebabnya? Mourinho menerima dua kartu kuning beruntun dari wasit Francois Letexier asal Prancis.
Pemicunya adalah insiden ketika Vini melanggar gelandang bertahan Benfica Ricardo Rios di dekat kotak 16 Real. Mourinho kemudian beranjak dari bangku cadangan dan berteriak meminta wasit memberikan kartu kuning kedua kepada Vini. Tetapi, tidak ada kartu kuning untuk Pemain Terbaik Dunia FIFA 2024 itu.
Mourinho pun semakin keras melancarkan protesnya. Letexier kemudian mendatangi Mourinho dan mencabut kartu kuning dari sakunya. Bukannya lebih tenang, The Special One –julukan Mourinho– malah semakin ngegas sehingga kartu kuning kedua diterimanya.
Kartu merah yang diterima Mourinho bukan hanya kerugian bagi Benfica dalam second leg di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, pekan depan (26/2). Momen ”kepulangan” Mourinho praktis berantakan. Pelatih yang pernah menangani Real pada 2010–2013 tidak akan ada di bench Bernabeu. Meski, Mourinho masih bisa hadir di tribun stadion.
”Para penggemar Real Madrid tahu bahwa dia telah memberikan segalanya dan lebih dari itu untuk klub. Saya pikir dia akan mendapatkan sambutan hangat,” kata entrenador Real, Alvaro Arbeloa, tentang kepulangan Mourinho ke Bernabeu pekan depan seperti dilansir dari Mundo Deportivo. Editor : Arif Oktafian