MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Nico O'Reilly mencetak dua gol di babak pertama saat Manchester City memperkecil selisih poin dengan Arsenal di Liga Premier menjadi dua poin dengan kemenangan menegangkan 2-1 atas Newcastle, Ahad (22/2/2026) dini hari WIB.
Pemain berusia 20 tahun itu membalas dominasi City di awal pertandingan di Stadion Etihad dengan tendangan jarak jauh yang luar biasa dan membawa mereka kembali unggul setelah Lewis Hall mencetak gol penyeimbang yang membentur pemain lawan.
Tim asuhan Pep Guardiola gagal memanfaatkan keunggulan tersebut di babak kedua yang diguyur hujan, namun meski lebih banyak menguasai bola, Newcastle gagal kembali ke permainan.
Harvey Barnes hampir mencetak gol di waktu tambahan, tetapi Gianluigi Donnarumma membalas dengan penyelamatan ujung jari yang bagus.
Didorong oleh hasil imbang tak terduga Arsenal melawan Wolves di tengah pekan, pertandingan dimulai dengan suasana riuh dan Manchester City jelas siap menghadapi tantangan. Namun, peluit akhir disambut dengan rasa lega sekaligus perayaan karena ketegangan dalam perebutan gelar juara menjadi semakin jelas.
Pep Guardiola memuji kemenangan penting Manchester City atas Newcastle. Kini, dia ingin para pemainnya fokus pada pertandingan berikutnya, melawan Leeds Sabtu depan, tanpa terganggu oleh persaingan perebutan gelar juara yang lebih luas.
"Ini sangat penting. Newcastle adalah tim yang luar biasa. Pertandingan hari ini adalah apa yang akan kami hadapi dalam 11 pertandingan berikutnya. Setiap pertandingan akan seperti itu, sebuah pertarungan," ujar Guardiola.
"Sekarang kami punya waktu istirahat tiga hari. Saya bilang kepada mereka, 'yang harus kalian lakukan adalah minum banyak caipirinha dan daiquiri dalam tiga hari ke depan, nikmati hidup,' lalu kita akan melakukan sesi latihan yang sebenarnya dan pergi ke Leeds."
"Itulah cara yang tepat. Jika kami mengatakan 'kami menang ini, lalu Arsenal melakukan ini atau Aston Villa' . [Anda akan mendapat] tamparan di wajah dan apa yang Anda pikir [akan terjadi], justru kebalikannya yang terjadi.”
"Saya tahu betapa sulitnya itu. Menangkan saja pertandingan berikutnya, terus maju, jangan pernah menyerah. Sepuluh pertandingan itu banyak di Liga Premier. Banyak hal akan terjadi."
Didukung oleh hasil imbang tak terduga Arsenal melawan Wolves di tengah pekan, pertandingan dimulai di tengah suasana riuh.
Suasana menjadi lebih tegang menjelang akhir karena Newcastle menekan di menit-menit akhir, tetapi Guardiola merasa penonton membantu City meraih tiga poin.
"Suasana dan koneksi dengan penggemar kami hari ini adalah yang terbaik musim ini," katanya.
"Kami masih memiliki lima pertandingan [kandang] tersisa di Liga Primer dan kami membutuhkan suasana seperti itu."
Dua gol O'Reilly tercipta di antara gol penyama kedudukan Lewis Hall yang membentur pemain lawan, sebagai penghargaan atas penampilan kuat City di babak pertama.
"Kemenangan adalah hal yang paling penting," kata O'Reilly.
"Mencoba untuk memperkecil selisih poin serta memberikan tekanan sebanyak mungkin, tetapi saya juga sangat senang dengan dua gol tersebut. Masih banyak pertandingan tersisa, kita hanya perlu menjalani setiap pertandingan satu per satu," ujarnya.***
Editor : Edwar Yaman