DUBAI (RIAUPOS.CO) – Partai final Dubai Tennis Championships atau Dubai Open berlangsung di tengah ancaman rudal. Sejumlah rudal memang terlihat melintas di langit Dubai. Ya, saat partai final berlangsung, Iran tengah melancarkan serangan balasan menuju pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.
Meski begitu, laga final ganda antara Harri Heliovaara/Henry Patten menghadapi duet Marcelo Arevalo/Mate Pavic tetap berjalan. Namun, seperti dilaporkan The Athletic, seluruh penerbangan dari Dubai bisa dibatalkan. Akibatnya, para finalis berpotensi tertahan di sana.
Di sisi lain, Daniil Medvedev menorehkan satu catatan unik saat menjuarai Dubai Tennis Championships 2026, Sabtu (28/2). Untuk pertama kalinya sepanjang karier, petenis asal Rusia itu berhasil meraih gelar dua kali di satu turnamen yang sama. Editor : Arif Oktafian