MADRID (RIAUPOS.CO) – Badan pembuat aturan sepak bola (IFAB) menyetujui aturan baru yang diimplementasikan di Piala Dunia 2026. Salah satunya aturan mengenai pesepakbola yang sengaja menutup mulut mereka dengan tangan atau jersey saat melakukan serangan verbal kepada lawan.
Seperti dilaporkan oleh Diario AS, regulasi itu secara tidak resmi dijuluki Vinicius Law atau Hukum Vinicius. Hal itu mengacu kasus dugaan ucapan rasisme winger SL Benfica Gianluca Prestianni kepada wide attacker Real Madrid Vinicius Junior di Liga Champions (18/2). UEFA pada akhirnya ”hanya” memberikan skors satu laga kepada Prestianni. Editor : Arif Oktafian