Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey, Hansi Flick Tetap Bangga dengan Skuadnya

Edwar Yaman • Rabu, 4 Maret 2026 | 10:00 WIB

Para pemain Barcelona bereaksi setelah upaya comeback mereka melawan Atletico Madrid di Copa del Rey gagal.
Para pemain Barcelona bereaksi setelah upaya comeback mereka melawan Atletico Madrid di Copa del Rey gagal.
 

BARCELONA (RIAUPOS.CO) - Hansi Flick “kecewa tetapi bangga" setelah Barcelona hampir saja melakukan comeback luar biasa melawan Atlético Madrid, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB, namun akhirnya gagal lolos ke final Copa del Rey.

Dua gol dari Marc Bernal dan penalti Raphinha memberi Barça kemenangan 3-0 di Spotify Camp Nou, tetapi mereka kalah 4-3 secara agregat setelah kekalahan empat gol bulan lalu di Madrid.

Atlético kini akan melaju ke final April di Sevilla, di mana mereka akan bertemu pemenang derby Basque Kamis (5/3/2026) dinin hari WIB antara Real Sociedad dan Athletic Bilbao.

 Baca Juga: Dari Masjid Al Fajariyah, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Tegaskan Komitmen Infrastruktur dan Pelayanan Warga

"Kami kecewa, tetapi kami bisa sangat bangga dengan penampilan yang kami tunjukkan," kata Flick dalam konferensi pers pascapertandingan.

"Itu adalah pertandingan yang luar biasa dari kami dan kami menciptakan banyak peluang untuk mencetak lebih banyak gol. Pada akhirnya itu tidak terjadi dan kami harus menerimanya."

Fermín López, Raphinha, Bernal, Ferran Torres, dan Lamine Yamal semuanya memiliki peluang awal saat Barça langsung tampil agresif, mencatatkan 13 tembakan ke gawang di babak pertama.

Bernal akhirnya memberi mereka keunggulan pada menit ke-29, memanfaatkan umpan silang brilian dari Yamal, dan ketika Raphinha menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui titik penalti menjelang akhir babak pertama, para pendukung tuan rumah meneriakkan "Ya, kita bisa."

Gol kedua dari pemain muda Bernal malam itu membuka jalan bagi 20 menit terakhir yang menegangkan, tetapi Barça tidak dapat menemukan gol keempat, yang akan membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu, dengan peluang terbaik mereka disia-siakan oleh Gerard Martín di waktu tambahan.

"Biasanya level ini adalah patokan, tetapi kita harus menunjukkannya di setiap pertandingan," tambah Flick.

"Ini bukan sesuatu yang mudah, ini kerja keras."

Bernal, salah satu pemain yang menonjol malam itu, kini telah mencetak empat gol dalam lima penampilan terakhirnya dan hampir kembali ke performa terbaiknya setelah lebih dari satu tahun absen karena cedera ACL.

"Marc memainkan pertandingan yang luar biasa hari ini," kata Flick. "Ini adalah mentalitas yang saya inginkan darinya karena dia adalah talenta yang fantastis. Dengan bola, membangun serangan, dia sangat bagus. Hari ini... sungguh menakjubkan, sangat menyenangkan untuk dilihat."

 Baca Juga: Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey meski Hajar Atletico Madrid 3-0 di Camp Nou

Performa Barca ternoda oleh cedera yang dialami Jules Koundé dan Alejandro Balde. Kounde terpaksa keluar di babak pertama dan Balde, penggantinya, keluar setelah jeda. Keduanya akan menjalani tes pada hari Kamis untuk menentukan tingkat keparahan cedera.

"Mereka absen," kata Flick ketika ditanya tentang perkembangan kebugaran mereka.

"Saya tidak tahu [berapa lama]. Kita harus menunggu sampai besok untuk mengetahui secara pasti. Semua orang kelelahan karena mereka memberikan segalanya di lapangan. Mereka memberikan lebih dari 100%. Para pendukung senang dengan pertandingan ini, mungkin juga sedikit kecewa, tetapi itu normal."

“Semua orang bermain dengan sepenuh hati untuk klub ini dan sungguh fantastis untuk melihatnya."

Tersingkirnya mereka dari Copa America berarti Flick akan kehilangan trofi domestik di Spanyol untuk pertama kalinya sejak diangkat sebagai pelatih Barcelona pada tahun 2024.

Ia memenangkan LaLiga, Copa America, dan Piala Super Spanyol di musim debutnya sebagai pelatih, dan kemudian meraih tiga gelar tersebut dengan Piala Super kedua di Arab Saudi pada bulan Januari.

Namun, Barça masih memiliki banyak hal untuk diperjuangkan musim ini. Mereka unggul empat poin di puncak klasemen LaLiga dan akan menghadapi Newcastle United pekan depan di babak 16 besar Liga Champions.

"Masih panjang perjalanan di La Liga dan Liga Champions," kata Flick. "Kami akan menghadapi lawan yang tangguh, Newcastle, tim yang kuat. Setiap tiga atau empat hari kami memiliki pertandingan dan ini adalah tugas kami untuk beberapa minggu, bulan ke depan."

"Kami ingin memainkan banyak pertandingan di Liga Champions, jadi kami harus melakukannya seperti ini. Pemulihan, fokus pada tugas kami, dan itulah yang ingin saya lihat dari tim. Kualitas yang kami lihat hari ini dari tim, itu ada, sungguh luar biasa. Saya sangat bangga dengan tim saya dan ini fantastis." ***

Editor : Edwar Yaman
#Hansi Flick #atletico madrid #copa del rey #Barcelona