MADRID (RIAUPOS.CO) - Gianluigi Donnarumma mengatakan bahwa absennya penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe merupakan keuntungan bagi Manchester City untuk pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Mbappe absen latihan pada hari Selasa dan diperkirakan akan absen saat City bertandang ke Bernabeu, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.
Pemain Prancis ini adalah pencetak gol terbanyak di Liga Champions musim ini dengan 13 gol dan mencetak hattrick melawan City saat tim Pep Guardiola tersingkir dari kompetisi di babak play-off setahun yang lalu.
Donnarumma pernah bermain dengan Mbappe selama waktunya di Paris Saint-Germain dan kiper Italia itu mengatakan dia akan memiliki malam yang lebih tenang dengan striker tersebut yang telah dikonfirmasi berada di tribun.
Baca Juga: Pawai Obor dan Mobil Hias Bakal Semarakkan Takbir Keliling Pemko Pekanbaru
"Saya cukup beruntung bisa bermain dengan Kylian dan dia adalah salah satu pemain paling menakjubkan di dunia," kata Donnarumma dalam konferensi pers pada hari Selasa.
"Dia adalah talenta hebat dan sebagai kiper hebat, tidak menghadapi pemain-pemain ini bisa menjadi keuntungan. Saya memiliki lebih sedikit pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi para pemain yang akan menggantikannya adalah juara. Kami akan bermain melawan Real Madrid, tim yang terdiri dari para juara, jadi kami harus memberikan perhatian yang sama.”
"Saya berteman baik dengannya dan saya berharap dia bisa segera kembali dan siap untuk leg kedua karena dia pantas mendapatkannya."
Donnarumma adalah juara bertahan Liga Champions setelah sukses di kompetisi tersebut bersama PSG musim lalu. Pemain berusia 27 tahun itu pindah ke Stadion Etihad pada musim panas dan setelah enam bulan di City, ia mengatakan telah melihat cukup banyak hal untuk percaya bahwa klub barunya adalah kandidat untuk mengangkat trofi.
"Saya pikir ada beberapa tim yang bisa mencapai final," katanya.
"Ada banyak tim kuat, tim tangguh. Jika kita berbicara tentang musim lalu, sebelum babak 16 besar tidak ada yang berpikir PSG bisa menjadi kandidat kuat untuk menang, tetapi keadaan bisa berubah.”
"Itu tergantung pada waktu. Saat ini kita akan memainkan pertandingan di mana kita berada di dalam atau di luar zona degradasi. Setiap detail kecil bisa membuat perbedaan."
Baca Juga: Selama Libur Idulfitri , BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal
"Detail adalah segalanya. Banyak tim yang menjadi kandidat. Kami berusaha untuk sampai ke tahap akhir, tetapi ada tim-tim yang sangat kuat yang akan melakukan hal yang sama."***
Editor : Edwar Yaman