Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Winger Real Madrid Vinícius Junior Mengatakan Selebrasi "Menangis" Ditujukan kepada Penggemar Manchester City

Edwar Yaman • Rabu, 18 Maret 2026 | 08:15 WIB

Vinicius Junior melakukan selebrasi usai mencetak gol Real Madrid saat mengalahkan Manchester City 2-1 pada leg 2 babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium.
Vinicius Junior melakukan selebrasi usai mencetak gol Real Madrid saat mengalahkan Manchester City 2-1 pada leg 2 babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium.

MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Vinícius Júnior mengatakan selebrasi "menangis"-nya setelah mencetak gol dalam kemenangan Real Madrid 2-1 atas Manchester City pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB adalah respons terhadap spanduk "berhenti menangis" dari penggemar City musim lalu.

Penyerang bintang itu mencetak dua gol dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar -- mengkonversi penalti pada menit ke-22 dan kemudian mencetak gol kedua di waktu tambahan -- saat Madrid lolos ke perempatfinal Liga Champions dengan agregat 5-1.

Ketika kedua tim bertemu pada Februari 2025, para penggemar di Manchester menampilkan spanduk bergambar gelandang Rodri memegang Ballon d'Or, yang telah ia menangkan mendahului Vinícius.

Setelah gagal mencetak gol dari titik penalti di leg pertama pekan lalu, Vinicius mengecoh kiper Gianluigi Donnarumma dengan tendangan penalti dinin hari tyadi WIB, dan merayakannya dengan berpose, kemudian bersandar di bendera sudut, sebelum membuat gerakan 'menangis' yang berkepanjangan dengan kedua tangannya.

"Sepak bola itu bagus, selalu ada kesempatan lain," kata Vinícius kepada Movistar setelah pertandingan.

"Kami menang di sini dan kami lolos ke perempat final."

Kamera TV kemudian juga menunjukkan Vinicius membuat gestur "4-0" kepada penonton di Stadion Etihad, yang mencerminkan keunggulan agregat Madrid pada saat itu.

Pemain internasional Brasil itu menjalani malam yang sibuk, dengan satu gol lagi di babak kedua dianulir, dan mengakhiri pertandingan dengan total tujuh tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran, dan xG (expected goals) pribadi sebesar 2,58.

"Ini pertandingan yang sangat penting untuk kepercayaan diri kami," kata Vinícius kepada Movistar.

"Sejak awal musim, kami telah memainkan beberapa pertandingan bagus, tetapi kami tidak selalu mengendalikannya seperti yang kami lakukan di laga ini. Kami jelas tentang apa yang harus kami lakukan, bekerja keras dan memanfaatkan peluang kami, meskipun saya banyak melewatkannya!"

Vinicius mengatakan dia ingin Federico Valverde yang mengambil penalti, setelah pemain Brasil itu gagal mengeksekusi penalti di Bernabéu, tempat Valverde mencetak hattrick.

"Saya ingin Fede mengambilnya minggu lalu, tetapi dia tidak mau, dan saya gagal," kata Vinícius.

 "Sekali lagi hari ini, saya menyuruhnya untuk mengambilnya, tetapi dia memberi saya kepercayaan diri sebagai kapten, dan saya mampu mencetak gol dan membantu tim."

Kiper Madrid Thibaut Courtois diganti pada babak pertama dan digantikan oleh Andriy Lunin, tetapi pelatih Álvaro Arbeloa kemudian meredakan kekhawatiran cedera menjelang derby hari had melawan Atlético Madrid di LaLiga.

"Itu adalah tindakan pencegahan," Arbeloa mengatakan kepada Movistar. "Dia mengalami sedikit ketidaknyamanan dan kami sama sekali tidak ingin mengambil risiko. Saya harap dia akan bersama kami pada hari Minggu."***

 

Editor : Edwar Yaman
#real madrid #Manchester City #vinicius junior #liga champions