BOSTON (RIAUPOS.CO) – Kurang dari tiga bulan sebelum Piala Dunia 2026, Prancis sudah tiba di markas mereka di Boston, Amerika Serikat. Tentu bukan untuk bertanding di Piala Dunia, melainkan menjalani uji coba internasional melawan Brazil di Gillette Stadium, Foxborough (pinggiran Boston), dini hari nanti (siaran langsung TVRI Sport pukul 03.00 WIB).
Laga tersebut akan jadi sarana adaptasi awal bagi Prancis menuju Piala Dunia 2026. Saat tiba di Boston pada Selasa (24/3) sore waktu setempat, timnas berjuluk Les Bleus itu langsung menempati Hotel Four Seasons. Seperti dilaporkan L’Equipe, hotel tersebut jadi base camp mereka selama Piala Dunia.
”Kami tidak banyak tidur di pesawat. Perjalanan memang panjang, tetapi selalu menyenangkan berada di Amerika Serikat,” kata gelandang Prancis Aurelien Tchouameni seperti dikutip dari L’Equipe. “Bagus bisa datang ke base camp kami nanti untuk mulai beradaptasi,” imbuh pemain Real Madrid tersebut.
Laga dini hari nanti jadi pertemuan pertama bagi Prancis dan Brazil setelah 11 tahun. Kali terakhir mereka bertemu di Stade de France pada 2015. Ketika itu, Selecao –julukan Brazil– menang 3-1 dalam laga bertajuk uji coba internasional.
Menghadapi Brazil di Boston, Prancis tampil hampir dengan skuad terbaik. Trio lini depan Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain), Kylian Mbappe (Real), dan Michael Olise (Bayern Munchen) siap tampil. ”Saya mengikuti proses pemulihan dan ingin kembali bermain secara bertahap. Saya berharap bisa tampil,” ujar Mbappe dikutip dari RFI.
Di sisi lain, Brazil tengah mencari stabilitas di tangan Carlo Ancelotti. Selama delapan laga bersama Don Carlo, Brazil empat kali meraih kemenangan, dua kali seri, dan dua kali kalah. Kepada SBT, Ancelotti sempat mengungkapkan keinginannya untuk mengembalikan DNA Brazil.
”DNA Brazil adalah bakat, energi, dan kegembiraan. Saya ingin membandingkan sepak bola Brazil dengan karnaval,” kata Ancelotti. ”Karnaval adalah hal baru bagi saya dan saya mengerti bahwa itu memiliki banyak energi, kegembiraan, seni, dan bakat. Mengatur pawai, dengan waktu yang tepat, semua ini harus kita terapkan pada timnas,” imbuh mantan pelatih Real tersebut.(ka/dns/jpg)
Editor : Arif Oktafian