PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Ajang bola basket pelajar terbesar di Provinsi Riau, Rajawali CUP IV, resmi dibuka pada Senin (6/4/2026) di GOR Tribuana Pekanbaru.
Turnamen bergengsi ini akan berlangsung selama sepekan, hingga 12 April 2026, dengan menghadirkan tim-tim unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan seremoni opening dan jump ball yang dilakukan oleh perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pekanbaru, yakni Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Ade Zukri.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kabid Pengembangan dan Prestasi (Bangpres) DPD Perbasi Riau Welly Febrisa, Kabid PPO Dispora Riau Amir Azan, Ketua Rajawali Basketball Club Pekanbaru sekaligus Ketua Panitia Rajawali CUP IV Juaris Firdaus, serta para sponsor.
Baca Juga: BPBD Kampar Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem di Tiga Kecamatan
Pada hari pertama penyelenggaraan, sebanyak lima pertandingan tersaji. Laga pembuka mempertemukan tim putri SMA Ragunan PPOP Jakarta melawan SMA BSI Palembang. Tim asal Jakarta tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor telak 39-15.
Dominasi SMA Ragunan PPOP Jakarta berlanjut pada pertandingan kedua di sektor putra saat menghadapi SMA Don Bosco Padang. Meski secara postur tubuh cukup berimbang, tim dari Padang harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 64-26.
Pertandingan ketiga mempertemukan tim putri SMA 1 PSKD Jakarta melawan tuan rumah SMA Negeri 1 Pekanbaru. Tim tamu kembali menunjukkan kualitasnya dengan kemenangan meyakinkan 40-8.
Baca Juga: Tak Mampu Atasi Persoalan Antrean BBM, Mahasiswa Minta Kadisdagprin Bengkalis Dicopot dari Jabatan
Sementara itu, laga keempat mempertemukan tim putra SMAN 8 Pekanbaru melawan SMAN 1 Balikpapan. Adapun pertandingan penutup hari pertama menghadirkan duel antara tim putra SMK Unggul Sakti Jambi dan SMA Negeri 1 Pekanbaru.
Ade Zukri mengatakan, dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara rutin setiap tahun.
"Kami sangat mendukung event seperti ini. Harapannya, Rajawali CUP dapat terus dilaksanakan dan menjadi wadah lahirnya bibit atlet berbakat yang nantinya bisa mewakili Pekanbaru di ajang nasional," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Rajawali CUP IV, Juaris Firdaus, mengakui adanya perbedaan kualitas antara tim dari Pulau Jawa dan tim dari daerah lain, termasuk Riau. Menurutnya, faktor teknik, stamina, dan pengalaman bertanding menjadi pembeda utama.
"Kita tidak bisa pungkiri, tim dari Jakarta atau Pulau Jawa masih berada di atas, baik dari segi skill, stamina, maupun taktik bermain. Ini menjadi pelajaran berharga bagi tim-tim daerah," ungkapnya.
Baca Juga: Kadiskes Kampar Asmara Fitrah Abadi Mundur, dr Imawan Hardiman Ditunjuk Jadi Plt
Ia juga menyoroti performa tim tuan rumah yang dinilai mampu memberikan perlawanan di awal pertandingan, namun mulai kewalahan di kuarter akhir akibat faktor fisik dan jam terbang.
"Kuarter satu dan dua kita masih bisa menahan. Tapi memasuki kuarter tiga dan empat, fisik menjadi kendala. Ini menjadi PR bagi kita untuk meningkatkan daya tahan dan pengalaman bertanding," tambahnya.
Rajawali CUP IV diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan evaluasi bagi atlet pelajar, khususnya di Riau, untuk dapat bersaing di level yang lebih tinggi di masa mendatang.
Tim basket SMAN 1 Pekanbaru menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi ajang Rajawali CUP IV. Persiapan panjang telah dilakukan demi tampil maksimal dalam turnamen bergengsi tingkat pelajar tersebut.
Asisten pelatih tim basket SMAN 1 Pekanbaru, Beni, mengungkapkan bahwa timnya telah menjalani program latihan intensif jauh sebelum memasuki bulan Ramadan. Bahkan, latihan tetap berlanjut hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.
"Kami sudah memulai persiapan sejak jauh-jauh hari, bahkan sebelum bulan puasa. Latihan terus berjalan sampai tiga hari sebelum Lebaran, dan setelah Lebaran kami juga kembali menjalani latihan," ujarnya.
Baca Juga: 7.696 Siswa-siswi SMP Negeri dan Swasta Se-Rohil Ikuti Tes Kemampuan Akademik
Menurut Beni, kehadiran tim-tim kuat dari luar daerah, khususnya dari Jakarta, membuat persaingan di Rajawali CUP IV semakin kompetitif dan menantang. Hal ini justru menjadi motivasi tambahan bagi timnya untuk tampil lebih baik.
"Persaingan tahun ini sangat seru karena diikuti oleh tim-tim dari Jakarta yang kita tahu kualitasnya sangat baik. Namun, ini menjadi tantangan bagi kami untuk bisa bersaing dan mencoba mengimbangi mereka,"katanya.
SMAN 1 Pekanbaru sendiri turun di dua kategori sekaligus, yakni tim putra dan putri. Dengan persiapan yang matang, mereka menargetkan hasil yang lebih baik dibandingkan capaian pada edisi sebelumnya.
"Kami berharap bisa memberikan kejutan di Rajawali CUP IV ini dan tampil lebih baik dari tahun lalu," tambahnya.
Partisipasi SMAN 1 Pekanbaru dalam turnamen ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman bertanding bagi para pemain, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas permainan agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.(dof)
Editor : Edwar Yaman