PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Turnamen bola basket pelajar terbesar di Provinsi Riau, Rajawali Cup IV, memasuki hari kedua pelaksanaan pada Selasa (7/4) di GOR Tribuana. Sebanyak sembilan pertandingan digelar sepanjang hari kedua, terdiri dari tujuh laga kategori 5x5 dan dua pertandingan 3x3. Seluruh tim tampil kompetitif dengan permainan terbaik sejak awal laga, menghadirkan persaingan yang ketat.
Pada laga pembuka kategori putri 5x5, SMA 1 PSKD Jakarta tampil dominan dengan kemenangan telak 75-20 atas SMA Adabiah 2 Padang. Permainan solid dan terorganisir menjadi kunci keunggulan tim asal ibu kota tersebut.
Pertandingan kedua kategori putra 5x5 berlangsung sengit antara SMA Don Bosco Padang dan SMA Stella Gracia Pekanbaru. Don Bosco akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 47-42 setelah unggul di kuarter akhir.
Baca Juga: Slot Mencari Jalan Selamat Liga Champions Jadi Ajang Tersisa
Di laga ketiga kategori putri 5x5, SMA Methodist-2 Medan menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan SMA Negeri 1 Pekanbaru 67-26. Tim tuan rumah sempat memberikan perlawanan di awal pertandingan, namun tidak mampu membendung dominasi lawan.
Sorotan utama terjadi pada laga keempat kategori putra 5x5. SMA Bukit Sion Jakarta tampil sangat dominan dengan kemenangan mencolok 83-23 atas SMK Unggul Sakti Jambi. Hasil ini semakin menegaskan posisi Bukit Sion sebagai salah satu tim unggulan nasional. Pertandingan lain juga tak kalah menarik. Pada kategori putri, SMA Almaruf Jakarta berhasil mengalahkan SMA Negeri 5 Pekanbaru dengan skor 56-16.
Sementara di kategori putra, SMA Methodist-2 Medan sukses menundukkan SMA Almaruf Jakarta dengan skor 45-39. Di laga lainnya, SMA Ragunan PPOP Jakarta menunjukkan performa superior dengan kemenangan telak 90-28 atas SMA Negeri 8 Pekanbaru.
Baca Juga: Florian Wirtz Tidak Setuju dengan Van Djik tentang Kekalahan Liverpool dari Manchester City
Untuk kategori 3x3, SMA Methodist-2 Medan (putra) meraih kemenangan 16-8 atas SMA Negeri 1 Pekanbaru. Sementara di sektor putri, SMA 1 PSKD Jakarta menang meyakinkan 15-0 atas SMA Stella Gracia Pekanbaru.
Ketua panitia, Juaris Firdaus, menilai masih terdapat kesenjangan kualitas antara tim luar daerah dengan tuan rumah. Ia menyebut turnamen ini menjadi momentum penting untuk pembelajaran dan evaluasi.
“Turnamen ini menjadi ajang evaluasi sekaligus motivasi bagi tim tuan rumah agar terus berkembang dan mampu bersaing ke depan,” ujarnya.
Baca Juga: Antonio Conte Buka Pintu Kembali Melatih Tim Nasional Italia
Ia menambahkan, Rajawali Cup IV diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan serta pengembangan bakat atlet muda bola basket di Indonesia.
Sementara itu, pelatih SMA Bukit Sion Jakarta, Jap Ricky Lesmana, menegaskan timnya tetap tampil maksimal di setiap pertandingan. “Kami tetap menghargai lawan dan bermain sebaik mungkin. Target kami tentu menjadi juara,” tegasnya.(dof)
Editor : Arif Oktafian