PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Turnamen bola basket pelajar terbesar di Provinsi Riau, Rajawali Cup IV, semakin memanas saat memasuki hari keenam pelaksanaan di GOR Tribuana Pekanbaru, Sabtu (11/4/2026).
Antusiasme penonton terus meningkat, terlihat dari padatnya tribun yang dipenuhi pelajar dan pecinta basket dari berbagai daerah. Memasuki babak semifinal, persaingan antar tim kian ketat.
Di sektor putri, SMA 1 PSKD Jakarta tampil dominan saat menghadapi SMA Almaruf Jakarta. PSKD sukses mengamankan kemenangan telak dengan skor 61-34 dan memastikan satu tempat di partai final.
Baca Juga: Rajawali Cup IV: Persaingan Antartim Memanas, Adabiah 2 Padang Unggul Tipis
Dominasi PSKD terlihat sejak kuarter awal, di mana mereka mampu memimpin permainan secara konsisten hingga akhir laga. Sementara Almaruf yang baru pertama kali tampil di ajang ini tetap menunjukkan semangat juang meski harus mengakui keunggulan lawan.
Di sektor putra, laga berlangsung jauh lebih sengit. SMA PPOP Ragunan Jakarta berhasil melangkah ke final setelah menundukkan Methodist-2 Medan dengan skor tipis 62-59 dalam pertandingan yang berlangsung dramatis.
Sejak awal laga, Methodist-2 Medan tampil percaya diri dan bahkan sempat memimpin dengan selisih tipis tiga hingga empat angka. Namun, situasi berubah pada kuarter ketiga setelah salah satu pemain kunci mereka, Edward, harus keluar lapangan akibat foul out.
Baca Juga: PSPS Pekanbaru Tak Terbendung, Enam Gol Tanpa Balas ke Gawang Sriwijaya FC
Meski demikian, permainan Methodist-2 tetap terjaga melalui kontribusi pemain seperti Jordan, Louis, dan Andara yang mampu mempertahankan ritme permainan. Memasuki kuarter akhir, PPOP Ragunan perlahan mengejar ketertinggalan hingga pertandingan berlangsung ketat dengan saling kejar angka.
Pada satu menit terakhir kuarter keempat, trio pemain PPOP Ragunan yakni Refka, Farras, dan Edgar tampil menentukan. Mereka sukses mengamankan keunggulan sekaligus memastikan kemenangan 62-59, serta membawa timnya ke partai final.
Sementara itu, satu tiket final putra lainnya berhasil diamankan SMA Bukit Sion Jakarta usai mengalahkan SMAN 1 Balikpapan dengan skor 80-61.
Baca Juga: 16 Peserta Ikuti Penataran Pelatih dan Wasit Basket di Kuantan Singingi
Pertandingan berlangsung sengit pada dua kuarter awal, bahkan SMAN 1 Balikpapan sempat memimpin. Namun, memasuki kuarter ketiga dan keempat, SMAN 1 Balikpapan mulai kehilangan momentum akibat faktor stamina. Bukit Sion mampu memanfaatkan kondisi tersebut untuk membalikkan keadaan dan memperlebar keunggulan hingga menutup laga dengan kemenangan meyakinkan.
Dengan hasil ini, Bukit Sion menyusul PPOP Ragunan ke partai final sektor putra. Laga puncak yang mempertemukan dua tim kuat asal Jakarta tersebut dijadwalkan berlangsung Ahad (12/4/2026) di Pekanbaru.
Ketua Panitia Rajawali Cup IV, Juaris Firdaus, menilai kualitas pertandingan di babak semifinal menunjukkan tingginya level kompetisi antar tim pelajar.
Baca Juga: Dua Mundur, 202 JCH Rohil Ikuti Bimbingan Manasik Haji
"PSKD tampil lebih matang dan mampu memimpin di setiap kuarter. Mereka terlihat lebih siap, sementara Almaruf masih dalam proses pembentukan tim," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pencapaian tim-tim debutan yang mampu melangkah jauh di turnamen ini. Menurutnya, keberhasilan PSKD menembus final serta Almaruf mencapai semifinal merupakan prestasi yang patut diapresiasi.
Selain itu, Juaris turut menyoroti semangat juang Methodist-2 Medan yang memberikan perlawanan sengit kepada PPOP Ragunan. "Methodist-2 sempat memimpin dan memberikan tekanan. Namun di momen krusial, Ragunan mampu memanfaatkan peluang dan menjaga keunggulan hingga akhir," jelasnya.
Lebih lanjut, Juaris menegaskan bahwa Rajawali Cup IV tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran bagi perkembangan bola basket pelajar, khususnya di Pekanbaru dan Provinsi Riau. Ia mengajak para pelatih, pelajar, dan pecinta basket untuk memanfaatkan momentum ini dengan menyaksikan langsung partai final. "Biasanya kita hanya melihat tim-tim ini melalui media sosial. Kini mereka hadir langsung di Pekanbaru. Ini kesempatan yang sangat baik untuk belajar," katanya.
Juaris berharap kehadiran tim-tim kuat dari luar daerah dapat menjadi motivasi bagi peningkatan kualitas basket pelajar di Riau. Partai final sektor putra akan mempertemukan dua tim raksasa asal Ibu Kota, yakni PPOP Ragunan Jakarta menghadapi Bukit Sion Jakarta.
Duel di lapangan netral Pekanbaru ini diprediksi berlangsung sengit dan akan menentukan siapa yang layak menyandang predikat terbaik di ajang Rajawali Cup IV. Partai final dipastikan menjadi puncak persaingan sekaligus ajang unjuk kemampuan terbaik para pebasket pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Editor : Rinaldi