PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pada partai final Rajawali Cup IV, putri SMA PPOP Ragunan Jakarta dan putra SMA Bukit Sion Jakarta keluar sebagai champions.
Turnamen yang digelar di GOR Tribuana Pekanbaru, Ahad (12/4/2026) malam, menyajikan dua laga final yang mempertemukan tim-tim unggulan dari Jakarta berlangsung sengit dan menyita perhatian ratusan penonton yang memadati tribun.
Pada kategori putri, SMA PPOP Ragunan Jakarta berhasil mempertahankan gelar juara usai mengalahkan SMA 1 PSKD Jakarta dengan skor tipis 54-50.
Baca Juga: UAS Ajak Masyarakat Rohil Kembali Jaga Situasi Kondusif
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal hingga akhir, dengan PSKD sempat mendominasi jalannya laga.
Namun, PPOP Ragunan menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan pada menit-menit krusial di kuarter akhir. Keunggulan yang berhasil diamankan di penghujung laga memastikan mereka kembali naik podium tertinggi.
Pelatih tim basket putri PPOP Ragunan Jakarta, Syafiq, mengungkapkan rasa puas atas pencapaian timnya.
Baca Juga: Ada Dua Opsi Lokasi Pembangunan Islamic Center Inhu, Sejumlah Pihak Dukung di Terminal Gerbang Sari
Ia menyebut kemenangan ini menjadi hasil kerja keras para pemain yang harus menjalani jadwal pertandingan padat menuju babak final.
"Target kami memang juara di Rajawali Cup IV ini. Kami sangat senang bisa mencapainya, apalagi lawan juga tampil sangat baik di final,"ujarnya.
Sementara itu, pada partai final putra, SMA Bukit Sion sukses menaklukkan SMA PPOP Ragunan Jakarta dengan skor 68-59. Hasil ini mengantarkan Bukit Sion sebagai juara, sementara Ragunan harus puas sebagai runner-up.
Ketua Panitia Rajawali Cup IV, Juaris Firdaus, memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
Ia menilai kualitas pertandingan tahun ini semakin meningkat, pada laga final kategori putri dan putra yang berlangsung sangat ketat.
"Selamat kepada para juara. Pertandingan final berlangsung sangat sengit, kategori putri dengan selisih skor menurut saya tipis. Ini menunjukkan kualitas kedua tim yang sangat baik,"ujar Juaris.
Baca Juga: Manasik Haji Tuntas Dilaksanakan, JCH Kuansing Siap Berangkat ke Tanah Suci
Ia juga menambahkan bahwa pertemuan tim-tim kuat dari Jakarta di Pekanbaru menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton.
Bahkan, final putra mempertemukan dua tim yang sudah lama tidak saling berhadapan dalam lima tahun terakhir. Dan akhirnya bisa bertemu di Pekanbaru.
Antusiasme penonton terlihat tinggi sepanjang laga final. Suporter dari masing-masing tim terus memberikan dukungan, menciptakan suasana pertandingan yang meriah dan penuh semangat sportivitas.
Baca Juga: PSPS Pekanbaru Sukses Bungkam Persikad Depok 3-1
Ke depan, panitia berencana mengembangkan Rajawali Cup menjadi turnamen dengan skala yang lebih besar. Evaluasi akan dilakukan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan, termasuk memperluas jangkauan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
"Kami berharap ke depan bisa menghadirkan tim-tim dari wilayah yang lebih luas, seperti Makassar, Banjarmasin, hingga Jawa Timur,"pungkasnya.
Editor : M. Erizal