Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Gol Cepat Haaland Menangkan Manchester City atas Burnley, Gusur Arsenal dari Puncak Klasemen Liga Premier

Edwar Yaman • Kamis, 23 April 2026 | 07:57 WIB

Erling Haaland mencetak gol tunggal kemenanganb Manchester City atas Burnley yang membuat mereka merebut puncak klasemen Liga Premier dari Arsenal. (Instagram @mancity)

Erling Haaland mencetak gol tunggal kemenanganb Manchester City atas Burnley yang membuat mereka merebut puncak klasemen Liga Premier dari Arsenal. (Instagram @mancity)

BURNLEY (RIAUPOS.CO) - Gol cepat Erling Haaland membawa Manchester City ke puncak klasemen Liga Premier Inggris setelah menekuk Burnley 1-0 di di Turf Moor, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB. Bagi The Clarets (julukan Burnley) kekalahan itu membuat mereka terdegradasi kembali ke Sky Bet Championship.

Haaland mencetak gol hanya lima menit setelah pertandingan dimulai di Turf Moor yang sepi. Kemenangan itu mengakhiri dominasi Arsenal selama 200 hari di puncak klasemen. Man City memiliki nilai sama dengan Arsenal, namununggul  berdasarkan selisih gol. Harapan City untuk meningkatkan selisih gol mereka lebih banyak pupus pada malam itu ketika upaya Rayan Cherki dan Haaland sama-sama membentur tiang gawang.

City mengakhiri pertandingan dengan 28 percobaan ke gawang tetapi tidak dapat mencetak gol kedua padahal mereka berharap bisa mencetak beberapa gol.

 Baca Juga: Cegah Penyakit DBD dan Malaria, Rutan Rengat Bersama Puskesmas Pekan Heran Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Arsenal bisa kembali ke puncak klasemen saat menjamu Newcastle pada hari Sabtu, sementara City akan berlaga di semifinal Piala FA melawan Southampton. Namun, setidaknya untuk saat ini, City lebih unggul karena hanya kalah satu kali dari 21 pertandingan liga terakhir mereka.

Burnley juga memiliki peluang, tetapi mereka gagal memanfaatkannya. Mereka tidak mampu mengancam gawang Gianluigi Donnarumma, sehingga degradasi ketiga mereka dalam tiga musim terakhir di liga utama telah dipastikan, dengan catatan tanpa kemenangan di kandang sendiri mencapai 13 pertandingan.

Awalnya, City tampak siap melanjutkan performa apik mereka setelah kemenangan penting 2-1 atas Arsenal pada hari Ahad, dengan memulai pertandingan dengan cepat.

Tembakan Bernardo Silva diblok, dan upaya Cherki yang melambung tinggi ditepis Martin Dúbravka ke tiang kiri sebelum Haaland membuka skor.

Baca Juga: Surat Kades Tak Berlaku Lagi, Pemerintah Sosialisasikan Aplikasi XStar 

Jérémy Doku berhasil melewati Bashir Humphreys dan kemudian mengoper bola kepada Haaland yang maju ke depan sebelum tendangan lobnya yang santai mengalahkan Dubravka yang tak berdaya -- gol ke-48 pemain Norwegia itu untuk klub dan negara musim ini, dan gol kedelapannya dalam lima pertandingan melawan Burnley.

Namun intensitas itu tidak bertahan lama karena malam itu berubah menjadi malam yang menegangkan bagi tim Pep Guardiola. City telah memenangkan 14 dari 15 pertandingan sebelumnya melawan Burnley dengan skor agregat 45-6, dan seharusnya ada lebih banyak gol malam itu. Upaya Haaland dibelokkan ke atas setelah kombinasi apik dengan Cherki, yang kemudian melihat tembakannya yang lain diblokir.

Tendangan keras Silva mengenai Haaland sebelum Nico O'Reilly -- yang dipindahkan ke lini tengah karena absennya Rodri yang cedera -- tiba di sudut belakang untuk sundulan dari sepak pojok dan digagalkan oleh Dubravka. Kiper itu kemudian menghentikan O'Reilly lagi, menepis tembakannya dari tepi kotak penalti.

Baca Juga: 377 JCH Rohul Kumpul Dulu di MAIC Sebelum Diberangkatkan ke Batam, Ini Jadwal Lengkapnya

Selama skor tetap 1-0, Burnley masih memiliki harapan melawan City yang tampaknya bermain dengan tempo lambat. Zian Flemming memiliki beberapa peluang mencetak gol tetapi satu tembakannya melenceng dan ia terlalu lambat untuk menghalau tembakan Abdukodir Khusanov yang masuk.

City mencoba meningkatkan tempo di awal babak kedua, tetapi gol kedua tetap tidak tercipta. Antoine Semenyo seharusnya bisa berbuat lebih baik ketika ia menendang bola melambung setelah serangan balik Cherki, kemudian Haaland menendang bola rendah ke tiang gawang padahal gawang sudah terbuka lebar.

Savinho dan Haaland digagalkan oleh Dubravka dan O'Reilly menyia-nyiakan peluang emas saat ketegangan mencapai puncaknya, dengan kiper Burnley melompat untuk mengambil tendangan sudut di menit-menit akhir yang tidak menghasilkan apa-apa.***

Editor : Edwar Yaman
#Haaland #ARSENAL #Manchetser City #burnley #liga premier