COMO (RIAUPOS.CO) - Presiden Como Mirwan Suwarso mengatakan klub Italia milik orang Indonesia itu tidak akan menghalangi Cesc Fàbregas untuk pergi dan mengambil posisi kepala pelatih yang kosong di Chelsea, jika ia ingin pindah ke Liga Premier Inggris.
Chelsea sedang mencari manajer baru setelah memecat Liam Rosenior pada hari Rabu -- 106 hari setelah ia menandatangani kontrak 5½ tahun di klub London barat tersebut.
Fàbregas, yang menghabiskan lima tahun sebagai pemain di Chelsea setelah meninggalkan Barcelona pada tahun 2014, telah memimpin Como, klub Serie A tempat ia menjadi pemegang saham minoritas.
Baca Juga: 50 Peserta Ikuti Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia di Siak
Ketika ditanya apakah klub ingin melihat Fabregas pergi ke klub lain di Inggris, Presiden Como, Mirwan Suwarso, mengatakan kepada City AM: "Jika itu membuatnya bahagia, itu urusannya. Anda ingin karyawan Anda tetap bersama Anda selama mungkin, tetapi pada akhirnya kami tidak memilikinya dan dia bebas pergi ke Chelsea jika dia mau."
Suwarso menambahkan bahwa selama dia tidak pergi ke klub Italia yang menjadi pesaingnya, maka ada rencana untuk memungkinkan Fabregas mempertahankan kepentingan finansialnya di Como.
"Bisnis adalah bisnis, ide adalah ide. Kita harus melihat segala sesuatu dengan cara yang masuk akal, bukan?Ini akal sehat."
Setelah berhasil membawa Como promosi ke Serie A pada tahun 2024, klub yang berada di posisi kelima klasemen ini telah memantapkan dirinya sebagai kekuatan di liga utama Italia.
Baca Juga: Tingkatkan PAD, Dishub, Bapenda dan Polres Operasi Plat Luar Daerah Siak Diarahkan Balik Nama
Fàbregas baru-baru ini menerima Penghargaan Bearzot, penghargaan yang diberikan oleh Federasi Sepakbola Italia kepada Pelatih Terbaik Tahun Ini, dan mantan pemain Arsenal itu mengatakan bahwa sangat tidak mungkin dia akan meninggalkan Como.
Pemenang Piala Dunia bersama Spanyol itu bermain untuk Como sebelum pensiun dari sepakbola pada tahun 2023, dan sebagai pelatih sementara, ia membawa klub tersebut promosi ke liga utama Italia pada Mei 2024. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu menarik perhatian beberapa klub top setelah memimpin Como yang baru promosi ke posisi ke-10 di Serie A musim lalu.
Fàbregas memenangkan dua gelar Liga Premier serta Piala FA dan Liga Europa selama masa baktinya di Chelsea. Kekalahan telak 3-0 di Brighton pada Selasa lalu berarti Chelsea telah kalah dalam lima pertandingan liga berturut-turut tanpa mencetak gol untuk pertama kalinya sejak 1912 dan berada di ambang gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Baca Juga: Lagi, Polda Riau Gagalkan Pengiriman 29 PMI Ilegal, 3 Orang Ditangkap
Mereka berada di peringkat ketujuh Liga Premier, tertinggal tujuh poin dari Liverpool yang berada di peringkat kelima dengan lima pertandingan tersisa.***
Editor : Edwar Yaman