MADRID (RIAUPOS.CO) - Petenis nomor 2 dunia Elena Rybakina tumbang di Mutua Madrid Open 2026, setelah mengejutkan dikalahkan Anastasia Potapova, Selasa (28/4/2026) dinihari, waktu setempat. Kemenangan dua set langsung Potapova atas Rybakina ini mengantarkan petenis asal Rusia tersebut ke perempat final turnamen.
Kemenangan Anastasia Potapova pada Senin (27/4/2026) malam WIB, terjadi dalam dua set langsung ini merupakan kemenangan 5 besar keempat dalam karirnya di dunia tenis profesional.
Kemenangan Potapova 7-6 (8), 6-4 dalam 1 jam dan 53 menit mengirimnya ke perempat final WTA ke-32 dan perempat final WTA 1000 keempat.
Baca Juga: Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi dan Asia Muhammad Lolos 16 Besar Wimbledon 2024
Prestasi ini menjadikan skor Potapova 1-1 melawan Rybakina di WTA Tour Driven by Mercedes-Benz level dan 2-1 secara keseluruhan dalam karir profesional mereka.
"Saya mendapat kesempatan kedua selama turnamen ini, dan saya pikir saya menggunakannya dengan baik," kata Potapova dalam wawancaranya di lapangan usai pertandingan.
"Aku hanya menikmati berada di sini," sambung Potapova.
Potapova menjadi yang tak diperhitungkan pertama yang mencapai perempat final Mutua Madrid Open sejak dimulainya turnamen pada tahun 2009 dan yang ketiga mencapai perempat final WTA 1000 musim ini, setelah Elisabetta Cocciaretto.
Lebih mengesankan bagi Potapova adalah dia berhasil trengginas tanpa memainkan tenis terbersihnya, meskipun hal yang sama dapat dikatakan untuk Rybakina, yang terlihat tidak enak badan selama pertandingan.
Pada set pertama, Potapova unggul 3-1 sebelum Rybakina mengumpulkan empat poin berturut-turut dan mendapatkan kesempatan untuk melayani set dengan skor 5-3. Tapi Potapova membalas dan dapat menandingi nomor dua dunia tersebut.
Set akhirnya mencapai tiebreak, di mana kedua pemain memegang set point, 6-6. Potapova mengubah keadaan yang ketiga kalinya dengan berhasil memenqntkwn backhand saat dia jatuh ke tanah untuk mengambil pembuka setelah 63 menit.
"Aku tidak tahu," kata Potapova.
"Aku hampir mematahkan semua jariku. Saya berdarah dari lutut saya. Tetapi pada saat itu, itu hanya refleks. Anda tidak memikirkan apa yang Anda lakukan, Anda hanya melakukannya. Tubuh Anda melakukannya dan otak Anda mati sepenuhnya. Saya bersyukur saya tidak punya waktu untuk terlalu memikirkannya dan saya baru saja melakukannya," beber Potapova menambahkan.
Itu adalah momen kecemerlangan untuk menutup satu set yang dirusak oleh permainan yang tidak merata. Dimana para pemain digabungkan untuk 62 kesalahan yang tidak dipaksakan, hampir satu untuk setiap menit, dengan Rybakina menyumbang 33 kesalahan dari mereka.
Baca Juga: Siswa SMAN 1 Sentajo Raya, Rezki Palepi Juara III Kejuaran Nasional Tenis Lapangan di Payakumbuh
Memasuki set kedua, Rybakina mengubah break point kelimanya dari permainan yang melelahkan dan mengumpulkan skor 4-2. Tapi Potapova terus melawan dengan menahan dan istirahat untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4, kemudian mengeluarkan sepasang backhand yang kedua melintasi garis untuk merubah skor menjadi 5-4.
Di sisa pertandingan yang melelahkan bagi keduanya, Potapova mendapatkan tiga poin pertandingan pada servis Rybakina.
Setelah Rybakina meraih poin yang pertama, Potapova mengubah keadaan dan meraih poin yang kedua untuk menutup kekecewaan juara Grand Slam dua kali tersebut.
Posisi Potapova pun dikabarkan meningkat setelah menjadi 8-20 petenis yang melawan juara Grand Slam. Ini adalah pertama kalinya dia mengalahkan beberapa juara Grand Slam di satu acara WTA.
Baca Juga: Berlangsung Meriah, Kadisnaker Riau Tutup Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026
"Dia nomor dua," kata Potapova dikutip dari website resmi WTA.
"Dia adalah salah satu yang terbaik saat ini. Tentu saja saya merasa bersyukur atas kemenangan ini, tetapi saya tidak ingin berhenti. Saya ingin terus berkembang dan mungkin lebih dekat dengan gadis-gadis ini sementara itu," katanya.
Potapova melaju ke babak selanjutnya di Mutua Madrid Open 2026 dan selanjutnya pada hari Rabu (29/4/2026) akan melawan Pliskova.
Jika terus melaju, tentu akan menjadi kemenangan pertamanya atas petenis Ceko tersebut, setelah pernah menang dalam pertemuan satu-satunya mereka dalam tiga set di Doha 2024.
Sebuah kemenangan di perempat final tentu akan mengirimnya ke semifinal WTA 1000 pertamanya dan membuatnya menjadi pemain tak diunggulkan pertama yang beruntung, dan pemain pertama yang mewakili Austria untuk mencapai semifinal WTA 1000.(egp)
Editor : Eka G Putra