Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hasil Leg 1 Semifinal Liga Champions: Atletico dan Arsenal Sama-Sama Dapat Penalti dalam Laga Imbang 1-1

Edwar Yaman • Kamis, 30 April 2026 | 06:44 WIB
Penyerang Arsenal Viktor Gyokeres (kanan) berduel dengan bek kanan Atletico Madrid Marcos Llorente pada leg pertama semifinal Liga Champions yang berakhir imbang 1-1, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. (Stuart MacFarlane/Arsenal FC via Getty Images)
Penyerang Arsenal Viktor Gyokeres (kanan) berduel dengan bek kanan Atletico Madrid Marcos Llorente pada leg pertama semifinal Liga Champions yang berakhir imbang 1-1, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. (Stuart MacFarlane/Arsenal FC via Getty Images)

MADRID (RIAUPOS.CO) - Atletico Madrid dan Arsenal akan menuju London utara pekan depan dengan segalanya masih terbuka. Ini setelah kedau tim berbagai hasil imbang 1-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB di Madrid..

Dalam pertandingan yang ditentukan oleh penalti, Viktor Gyökeres membawa Arsenal unggul melalui titik penalti pada menit ke-44. Julián Álvarez membalas dengan penaltinya sendiri untuk menyamakan kedudukan 11 menit setelah babak kedua dimulai.

Arsenal mengira mereka memiliki kesempatan untuk kembali unggul di akhir pertandingan setelah mendapatkan penalti kedua ketika Eberechi Eze dijatuhkan oleh Dávid Hancko di dalam kotak penalti. Namun, setelah didesak untuk berkonsultasi dengan monitor di pinggir lapangan oleh asisten wasit video, wasit Danny Makkelie membatalkannya.

 Baca Juga: Korban Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Ini Kronologi Peristiwa Diduga Perampokan Berujung Maut di Rumbai

Pertandingan sengit terjadi di Madrid antara kedua klub yang berusaha kembali ke final setelah absen lama dan berupaya memenangkan gelar Eropa untuk pertama kalinya.

Ini merupakan kontras yang mencolok dengan semifinal Rabu dini hari WIB, ketika juara bertahan Paris Saint-Germain mengalahkan Bayern Munich 5-4 dalam pertandingan menegangkan di Paris.

Atlético terakhir kali mencapai final Liga Champions pada tahun 2016, ketika mereka kalah dari rival sekota Real Madrid.

"Kami berusaha," kata gelandang Atlético, Koke.

"Kami mulai tertinggal dengan penalti itu, yang diragukan, tetapi tim pulih dan kami bisa menyamakan kedudukan dengan penalti sendiri. Kami memiliki peluang untuk menang, tetapi semuanya akan ditentukan di leg kedua. Saya pikir kami memainkan pertandingan yang bagus."

Baca Juga: Yayasan Puteri Indonesia Cabut Gelar Putri Indonesia Riau 2024 Jeni Rahmadial Fitri 

Gyokeres memecah kebuntuan dari titik penalti setelah ia dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Hancko, yang sedikit terlambat mencapai bola dan sedikit menyenggol striker Arsenal itu dari belakang. Kejadian itu terjadi setelah Atlético kehilangan penguasaan bola dalam serangan.

"Secara keseluruhan saya pikir itu adalah pertandingan yang sulit. Kami tahu ini tempat yang sulit untuk didatangi, tetapi ini baru babak pertama," kata Gyokeres.

"Kami tahu ketika bermain di kandang, di depan penggemar kami, pasti akan berbeda dan kami hanya perlu melakukan tugas kami, tampil sebaik mungkin, dan pastinya ini akan menjadi pertandingan yang bagus di kandang."

Arsenal terakhir kali tampil di final pada tahun 2006, ketika mereka kalah dari Barcelona.

Penalti Atlético terjadi setelah handball bek Arsenal Ben White menyusul tembakan Marcos Llorente. Keputusan itu diambil setelah peninjauan video. Álvarez mengeksekusi penalti dengan tembakan keras untuk gol ke-10-nya di Liga Champions musim ini. Ia harus diganti di babak kedua karena cedera.

Baca Juga: Kasus Korupsi Abdul Wahid, JPU KPK: Keterangan Saksi Sesuai Dakwaan, Terkonfirmasi Permintaan AW Melalui Dani Nursalam 

Penalti itu adalah percobaan pertama Arsenal ke gawang, tetapi kedua tim telah bertukar beberapa peluang di awal pertandingan. Kiper Arsenal David Raya melakukan penyelamatan bagus pada tembakan Álvarez, dan Martin Odegaard -- yang juga kemudian diganti -- tembakannya yang berbahaya dari dalam kotak penalti diblok oleh para bek Atlético.

Álvarez memimpin serangan Atlético, tetapi kerja sama dengan Antoine Griezmann dan Ademola Lookman tidak berjalan baik hingga babak kedua. Álvarez hampir mencetak gol melalui tendangan bebas setelah jeda, dan baik Lookman maupun Griezmann memiliki peluang tak lama kemudian. Griezmann membentur tiang gawang dengan tembakannya pada menit ke-63. Lookman, yang diragukan untuk bermain karena cedera otot, gagal memanfaatkan peluang dari jarak dekat di babak kedua.***

Editor : Edwar Yaman
#Gyokeres #ARSENAL #julian alvarez #atletico #semifinal liga champions