PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- PSPS Pekanbaru akan menjalani laga penutup musim Championship Liga 2 2025/2026 dengan bertandang ke markas FC Bekasi City pada Sabtu (2/5/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Patriot Candrabhaga, Jawa Barat.
Pertandingan ini menjadi momen terakhir bagi kedua tim dalam menutup perjalanan musim. Meski sama-sama telah memastikan diri bertahan di Liga 2 musim depan, duel diprediksi tetap berlangsung sengit. Baik tuan rumah maupun tim tamu dipastikan mengincar hasil maksimal demi menutup kompetisi dengan catatan positif.
Secara rekor pertemuan, PSPS Pekanbaru masih berada di bawah dominasi FC Bekasi City. Dari empat pertemuan sebelumnya, tim asal Riau tersebut belum pernah meraih kemenangan. Dua laga berakhir imbang, sementara dua lainnya dimenangkan oleh Bekasi City.
Baca Juga: Kalahkan Sumsel 2-0, PSPS Happy Ending di Kandang
Pertemuan terakhir pada 13 November 2025 lalu menjadi bukti ketatnya persaingan kedua tim. Saat itu, PSPS yang bermain di kandang sendiri hanya mampu bermain imbang tanpa gol, 0-0. Sementara pada pertemuan sebelumnya di Bekasi, PSPS harus menelan kekalahan telak 0-4, hasil yang masih membekas hingga kini.
Dari sisi klasemen, FC Bekasi City berada dalam posisi yang lebih menguntungkan. Mereka kini menempati peringkat ketiga dengan koleksi 41 poin dari 26 pertandingan. Sementara PSPS Pekanbaru berada di posisi keenam dengan raihan 37 poin.
Menjelang laga ini, perhatian utama tim tamu tertuju pada penyerang andalan Bekasi City, Ezechiel N'Douassel. Pemain asal Chad tersebut tampil impresif sepanjang musim dengan torehan 12 gol hingga pekan ke-25.
Baca Juga: Buka Asa Jadi Juara, Tim Uber Indonesia Tantang Korea Selatan di Semifinal
Dengan postur tinggi dan kekuatan fisik yang mumpuni, N'Douassel dikenal sangat berbahaya dalam duel bola udara serta memiliki insting mencetak gol yang tajam di dalam kotak penalti.
Kemampuannya dalam menjaga posisi dan memanfaatkan peluang menjadi ancaman serius bagi lini belakang PSPS. Untuk meredam agresivitas sang striker, PSPS kemungkinan akan mengandalkan bek asal Brasil, Douglas Cruz. Dengan postur yang sepadan dan kekuatan fisik yang baik, Douglas diharapkan mampu mengimbangi duel-duel langsung melawan N'Douassel.
Lini pertahanan PSPS dituntut tampil disiplin dan fokus sepanjang pertandingan. Koordinasi antar pemain belakang akan menjadi kunci dalam menutup ruang gerak N'Douassel agar tidak leluasa menciptakan peluang.
Meski hasil pertandingan tidak lagi menentukan nasib kedua tim di klasemen akhir, gengsi dan semangat profesionalisme dipastikan akan menjadi bahan bakar utama dalam laga ini.
PSPS Pekanbaru bertekad memutus rekor buruk atas Bekasi City, sekaligus membawa pulang hasil positif dari laga tandang terakhir musim ini.
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung terbuka dengan intensitas tinggi, seiring ambisi kedua tim untuk menutup musim dengan performa terbaik.
Baca Juga: Jelang Piala Dunia 2026, Luis Suarez Buka Peluang Kembali ke Timnas Uruguay setelah Pensiun di 2024
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso menegaskan pentingnya menjaga semangat juang timnya menjelang berakhirnya kompetisi. Meski musim segera usai dan posisi di klasemen relatif aman, ia meminta para pemain untuk tetap tampil maksimal di setiap pertandingan yang tersisa.
Menurut Aji, tidak ada alasan bagi tim untuk menurunkan intensitas permainan. Ia menilai setiap laga tetap memiliki arti penting, baik untuk menjaga profesionalisme maupun membangun fondasi yang kuat menghadapi musim berikutnya.
"Para pemain harus tetap fight. Jangan karena ini laga-laga terakhir lalu kita bermain seadanya. Justru ini kesempatan untuk menunjukkan karakter tim," ujarnya.
Baca Juga: Messi dan Federasi Sepakbola Argentina Digugat karena Absen dalam Pertandingan Ekshibisi
Aji juga menekankan bahwa konsistensi performa menjadi hal yang harus dijaga hingga peluit akhir musim dibunyikan. Ia ingin anak asuhnya tetap disiplin, fokus, dan menunjukkan determinasi tinggi di lapangan.
Selain itu, pelatih berpengalaman tersebut berharap para pemain mampu memanfaatkan sisa pertandingan untuk memperbaiki kekurangan yang masih terlihat sepanjang musim.
Dengan begitu, tim dapat menutup kompetisi dengan catatan positif sekaligus membawa kepercayaan diri ke musim selanjutnya. Ia optimistis jika semangat bertarung tetap terjaga, timnya mampu memberikan penampilan terbaik dan meraih hasil maksimal di laga-laga penutup musim ini.
Editor : Rinaldi