Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ukir Rekor  Lima Gelar Masters secara Beruntun

jpg • Selasa, 5 Mei 2026 | 11:03 WIB
Jannik Sinner. (JPG)
Jannik Sinner. (JPG)

 
MADRID (RIAUPOS.CO) - Dominasi Jannik Sinner dalam persaingan tenis pria belum tergoyahkan. Petenis ranking pertama dunia asal Italia itu merebut gelar ATP Masters 1000 kelima beruntun saat memenangi Madrid Open, Senin (4/5). Sebelum Madrid Open, Sinner menjuarai Monte-Carlo Masters 2026, Miami Open 2026, Indian Wells Masters 2026, serta Paris Masters 2025.

Sinner melampaui empat gelar beruntun milik dua mantan petenis ranking pertama dunia, Novak Djokovic dan Rafael Nadal. Dalam laga final Madrid Open di kompleks Caja Magica kemarin, Sinner menang telak 6-1, 6-2 atas petenis ranking ketiga dunia, Alexander Zverev. Di Madrid Open, Zverev berstatus unggulan kedua setelah petenis ranking kedua dunia, Carlos Alcaraz, mundur karena cedera pergelangan tangan. 

“Ya, ini sangat berarti bagiku,” kata Sinner soal lima gelar beruntun dikutip dari Punto de Break. “Tetapi, tetap saja, aku tidak bisa membandingkan diriku dengan Rafa (Nadal), Roger (Federer), maupun Novak. Apa yang mereka lakukan sangat mengesankan,” lanjutnya.

Baca Juga: Pengukuhan Juara Laliga  

Kemenangan di Madrid Open pun memperlebar jarak Sinner dengan Alcaraz menjadi 1.390 poin dalam ranking ATP. Sinner yang meraih 14.350 poin juga unggul lebih dari dua kali lipat dari Zverev (5.805 poin). 

Selanjutnya, Sinner berpeluang memperpanjang rekor gelar ATP 1000 di Italian Open yang dimulai pekan ini. Peluangnya sangat terbuka karena sang rival utama, Alcaraz, masih absen hingga Roland Garros (Grand Slam French Open). 

“Sulit untuk mengatakan tidak ada perbedaan antara Sinner dan pemain lain ketika dia belum pernah kalah dalam pertandingan Masters 1000 sejak Shanghai. Dia belum pernah kalah selama hampir sembilan bulan. Saya pikir kita harus mengakui bahwa ada perbedaan antara dia dan pemain lain,” tutur Zverev.(ka/dns/jpg)

Editor : Arif Oktafian
#ATP MASTERS #madrid #monte carlo masters