Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mohamed Salah Desak Liverpool Kembali ke Gaya Sepakbola 'Heavy Metal'

Edwar Yaman • Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45 WIB
Mohamed Salah mendesak Liverpool untuk kembali ke gaya sepakbola yang memenangkan trofi. (Foto oleh Catherine Ivill - AMA/Getty Images)
Mohamed Salah mendesak Liverpool untuk kembali ke gaya sepakbola yang memenangkan trofi. (Foto oleh Catherine Ivill - AMA/Getty Images)

LIVERPOOL (RIAUPOS.CO) - Mohamed Salah mengecam gaya permainan Liverpool. Dia mengatakan The Reds perlu menemukan kembali gaya sepakbola "heavy metal" mereka, setelah "runtuh" dengan kekalahan 4-2 di Aston Villa yang membuat mereka berada di posisi kelima klasemen Liga Premier.

Penyerang Mesir itu masuk dari bangku cadangan saat timnya kalah telak di Villa Park, dengan gol peny equalizer kapten Virgil van Dijk dengan cepat dibatalkan karena tuan rumah mengekspose kelemahan anak asuh Arne Slot.

Komentarnya yang disampaikan dalam sebuah unggahan di X muncul di tengah meningkatnya tekanan pada Slot, yang mengakui bahwa kekalahan tersebut, yang berarti Liverpool kehilangan kesempatan untuk memastikan kualifikasi Liga Champions lebih cepat.

Baca Juga: Jannik Sinner Bertahan dari Hujan, Kalahkan Medvedev untuk Melaju ke Final Italian Open Hadapi Casper Ruud

Unggahan Salah berbunyi: "Saya telah menyaksikan klub ini berubah dari peragu menjadi percaya, dan dari percaya menjadi juara. Itu membutuhkan kerja keras dan saya selalu melakukan semua yang saya bisa untuk membantu klub mencapai tujuan tersebut. Tidak ada yang membuat saya lebih bangga dari itu."

"Kekalahan kami yang kembali terjadi musim ini sangat menyakitkan dan bukan yang pantas diterima oleh penggemar kami. Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim penyerang heavy metal yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim yang memenangkan trofi. Itulah sepakbola yang saya tahu cara bermain dan itulah identitas yang perlu dipulihkan dan dipertahankan untuk selamanya."

"Hal itu tidak bisa dinegosiasikan dan setiap orang yang bergabung dengan klub ini harus beradaptasi dengannya. Memenangkan beberapa pertandingan di sana-sini bukanlah tujuan Liverpool. Semua tim memenangkan pertandingan."

Baca Juga: Bangga dengan Capaian Agung Nugroho, AHY Ingin Jadi Role Model bagi Kepemimpinan Kader Demokrat di Daerah Lain

"Liverpool akan selalu menjadi klub yang sangat berarti bagi saya dan keluarga saya. Saya ingin melihatnya sukses untuk waktu yang lama setelah saya pergi.

"Seperti yang selalu saya katakan, lolos ke Liga Champions musim depan adalah hal minimal dan saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk mewujudkannya."

Berbicara di TNT Sports, legenda Liverpool Steven Gerrard menanggapi unggahan Salah.

"Saya pikir dia mengirim pesan ke luar bahwa ada sesuatu yang tidak beres di ruang ganti Liverpool, identitasnya hilang dan itu benar-benar menyakitinya melihatnya di depan matanya sendiri," kata Gerrard.

"Saya terkejut -- waktunya, satu pertandingan tersisa, pertandingan terakhirnya untuk Liverpool. Dia sangat jarang berbicara. Tapi itu cukup memberatkan bagi manajer Liverpool dan stafnya dalam hal kondisi tim saat ini."

Baca Juga: Moto3 Catalunya 2026: Kualifikasi Terburuk sepanjang Kariernya, Veda Ega Pratama Start di Posisi Ke-20

Salah akan meninggalkan Anfield pada akhir musim setelah sembilan tahun di klub tersebut -- di mana ia hanya sekali gagal lolos ke Liga Champions, ketika tim tersebut finis di posisi kelima di liga utama pada musim 2023-24.

Pemain berusia 33 tahun ini memiliki dua gelar liga, dua trofi Piala FA, dan satu Liga Champions di Merseyside. Kursi Liverpool di kancah Eropa kemungkinan besar akan bergantung pada pertandingan terakhir mereka melawan Brentford pada 24 Mei.***

Editor : Edwar Yaman
#heavy metal #mohamed salah #liverpool #arne slot