
RIO DE JANEIRO (RIAUPOS.CO) - Pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia tidak berencana untuk mengganti Neymar dalam skuad Piala Dunianya. Dia menepis pertanyaan tentang apakah ia akan memilih penyerang tersebut jika ia mengetahui seberapa parah cedera betisnya.
Neymar telah absen karena masalah betis kanan sejak 17 Mei dan belum bermain untuk Brasil sejak mengalami robekan ACL pada Oktober 2023, namun ia dipanggil oleh Ancelotti untuk skuad Brasil pekan lalu.
Santos mendiagnosis Neymar mengalami edema yang menyebabkan pembengkakan di betisnya, tetapi yakin pemain tersebut akan fit minggu ini. Tes selanjutnya ketika ia bergabung dengan tim Brasil mengungkapkan bahwa ia mengalami cedera otot tingkat 2 dan akan absen selama dua hingga tiga minggu lagi.
Baca Juga: Punya Kemampuan Bahasa Spanyol, Anthony Gordon sejak Kecil Yakin Akan Bermain di Barcelona
Ditanya pada hari Sabtu apakah ia akan memanggil Neymar jika ia tahu cedera itu adalah cedera tingkat dua dan bukan pembengkakan, Ancelotti menjawab dengan bercanda.
"Jika kakek saya punya roda, dia akan menjadi mobil," katanya. "Sejak saya memutuskan skuad, Neymar ada di dalam 26 pemain."
Ancelotti mengatakan Federasi Sepakbola Brasil mengambil alih situasi medis Neymar setelah pemain tersebut telah terpilih dalam skuad 26 pemain.
Ancelotti menegaskan kembali bahwa ia mengharapkan Neymar tetap menjadi bagian dari rencana Brasil di Piala Dunia dan mengatakan bahwa sang penyerang masih bisa tersedia di babak penyisihan grup meskipun ia absen pada pertandingan pembuka tim melawan Maroko pada 13 Juni.
Baca Juga: Kalahkan Arsenal melalui Adu Penalti, PSG Pertahankan Gelar Liga Champions
"Kami pikir dia mungkin fit untuk pertandingan pertama Piala Dunia," katanya.
"Jika dia tidak fit untuk pertandingan pertama, dia akan fit untuk pertandingan kedua. Jadi kami tidak ragu tentang itu. Saya tidak akan melakukan perubahan apa pun. 26 pemain yang dipilih adalah mereka yang akan bermain di Piala Dunia."
Pelatih asal Italia itu juga mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan Neymar tentang perannya dalam tim, menambahkan bahwa sang penyerang bekerja keras untuk memulihkan kebugarannya.
Setelah membuka kampanye Piala Dunia melawan Maroko, Brasil akan menghadapi Haiti pada 18 Juni dan Skotlandia pada 23 Juni.***
Editor : Edwar Yaman