PARIS (RIAUPOS.CO) - Pemain sayap Prancis Ousmane Dembélé mengatakan kepergian pelatih Didier Deschamps yang akan segera terjadi bukanlah gangguan bagi skuad Les Bleus menjelang Piala Dunia FIFA. Namun itu lebih merupakan motivasi bagi tim untuk mengakhiri masa kepemimpinannya dengan hasil yang baik.
Deschamps mengumumkan niatnya untuk mundur sebagai pelatih Prancis setelah Piala Dunia, menutup babak 14 tahun bersama Les Bleus.
"Kami tahu ini adalah kompetisi terakhir bagi pelatih [Deschamps]," kata Dembélé kepada ESPN pada hari Sabtu.
Baca Juga: Lionel Messi Dicadangkan saat Argentina Mengalahkan Honduras dalam Laga Pemanasan Piala Dunia
"Dia adalah pelatih level tinggi yang memiliki banyak hasil dengan tim Prancis. Tentu saja kami sangat senang memilikinya. Kami sudah bermain di Piala Dunia bersamanya.”
"Itulah yang pada dasarnya kami fokuskan. Kepergiannya tidak terlalu memengaruhi mentalitas kami di turnamen ini, kami ingin menyelesaikan dengan baik bersamanya dengan mencapai final Piala Dunia. Dia adalah pelatih yang telah mengandalkan setiap pemain di tim Prancis. Dia mengirimkan ucapan selamat atau memotivasi kami setelah pertandingan.”
Baca Juga: Tiga Karhutla Terjadi dalam Sehari di Inhil, 2,2 Hektare Lahan Terbakar
"Dia sangat penting bagi saya secara pribadi dalam karier saya. Kami akan mencoba untuk berprestasi baik bersamanya sebagai pelatih karena dia pantas mendapatkannya."
Deschamps mengambil alih tim nasional Prancis pada musim panas 2012, menggantikan Laurent Blanc. Ia memenangkan Piala Dunia 2018 dan Liga Bangsa-Bangsa 2021, serta mencapai Kejuaraan Eropa 2016, final Piala Dunia 2022, dan semifinal Kejuaraan Eropa 2024.
Deschamps saat ini merupakan salah satu pelatih tim nasional dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah. Manajer Prancis ini sekarang akan memimpin Les Bleus melalui Grup 1 Piala Dunia 2026, menghadapi Senegal, Iran, dan Norwegia.
Baca Juga: Si Jago Merah Hanguskan Ruko Milik Warga Kelurahan Tanah Merah Inhu, Begini Kronologinya
Dembélé, yang pincang keluar lapangan menjelang akhir kemenangan Paris Saint-Germain di final Liga Champions melawan Arsenal, mengatakan bahwa grup tersebut dalam kondisi baik menjelang turnamen musim panas, tetapi tetap fokus karena tingkat persaingan di edisi ini.
"Ada banyak tim favorit, kita tahu bahwa Argentina adalah juara bertahan Piala Dunia, jadi jelas mereka adalah salah satu favorit dalam kompetisi ini," kata Dembélé. "Begitu juga Spanyol, yang memenangkan Euro 2024. Inggris, Portugal, Jerman. Ada juga tim-tim yang sangat sulit seperti Brasil, Ekuador, Portugal. Ini tim yang sulit.
"Ada tim favorit, tetapi ketika pertandingan dimulai, itu 11 lawan 11, tidak ada lagi tim favorit. Saya harus tetap fokus."
Baca Juga: Mirra Andreeva Raih Grand Slam Pertamanya setelah Kalahkan Chwalinska di Final French Open
Prancis akan membuka Piala Dunia tahun ini pada 16 Juni melawan Senegal di Stadion MetLife di New Jersey.***
Editor : Edwar Yaman