RIAUPOS.CO - Kylian Mbappe bukan hanya jadi kapten Prancis. Mbappe juga tumpuan di lini serang Les Bleus-julukan Prancis. Yang jadi masalah, Prancis dianggap terlalu bergantung dengan bintang Real Madrid tersebut (Mbappesentris).
Faktanya, entraineur Prancis Didier Deschamps tidak berani untuk bereksperimen memainkan pemain selain Mbappe pada posisi nomor sembilan. Seperti saat Prancis kalah 1-2 oleh Pantai Gading 1-2 dalam uji coba di Stade de la Beaujoire, Nantes, Jumat (5/6).
Deschamps diklaim masih mempertahankan skema serupa dalam uji coba terakhir sebelum Piala Dunia atau lawan Irlandia Utara di Stade Pierre-Mauroy, Villeneuve-d’Ascq, dini hari nanti (9/6). Padahal, Prancis masih punya dua opsi lain di posisi sembilan dan tampil moncer bersama klub masing-masing sepanjang musim lalu. Mereka adalah Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain/PSG) dan Jean-Philippe Mateta (Crystal Palace).
Baca Juga: Christian Pulisic Jadi Andalan The Stars and Stripes
“Apapun yang terjadi, dia (Mbappe) akan selalu di posisi sembilan,” sindir analis sepakbola Prancis Bertrand Latour dikutip dari Le10Sport.
Geser Donatello ke Kiri
Latour menyebut, Dembele layak dijajal sebagai nomor sembilan. Sama seperti peran false nine yang dijalani peraih Ballon d’Or 2025 itu bersama PSG dua musim terakhir. Latour pun menyarankan Donatello-julukan Mbappe-digeser melebar ke sayap kiri.
Sementara di sayap kanan, wide attacker Bayern Munchen Michael Olise tetap pilihan utama. “Jika Anda tidak memainkan Mbappe hari ini, maka besok Anda bisa memiliki pemain di lini menyerang dengan kemampuan sama tangguhnya,” tutur pandit sekaligus mantan kiper Les Bleus Benoit Costil mendukung usulan Latour kepada RMC Sport.
Baca Juga: Evandra Menangkan Timnas Indonesia U-19 di Injury Time
Foto Dicatut Rumah Judi
Jelang Piala Dunia, Prancis diusik masalah komersial. Lima pemain Les Bleus merasa dicatut namanya sebagai model iklan rumah judi Betclic. Mbappe, Dembele, Olise, wide attacker Desire Doue, dan gelandang serang Rayan Cherki.
Dilansir dari L’Equipe, kelima pemain tersebut tidak diberitahu jika fotonya dipakai Betclic untuk kampanye program Piala Dunia 2026. Selain foto, rekaman latihan timnas di Clairefontaine-kamp latihan Prancis-ikut masuk dalam iklan Betclic.
Mbappe dkk pun menyalahkan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF). “Kami tidak sepakat tentang pemakaian hak foto kami untuk program promosi di bursa judi,” kecam Mbappe.
Bonus Ditetapkan 10 Juni
Isu bonus juga menghantam skuad Les Bleus. Gosip di media-media Prancis menyebut, FFF hanya akan memberikan bonus jika Mbappe dkk lolos ke semifinal Piala Dunia 2026. Skema yang tidak disepakati Mbappe dkk.
Presiden FFF Philippe Diallo menegaskan, masalah bonus akan segera mereka tetapkan sebelum 10 Juni atau dua hari sebelum kickoff Piala Dunia 2026. “Jadi, tim bisa fokus sepenuhnya ke Piala Dunia,” kata Diallo seperti dikutip dari KickFootball.(ren/dns/gem)
Laporan JPG, Villeneuve-D’ascq
Editor : Arif Oktafian