Puebla (RIAUPOS.CO) - Lamine Yamal (FC Barcelona) dan Nico Williams (Athletic Bilbao merupakan dua wide attacker utama Spanyol saat ini. Keduanya hampir tak tergantikan di sektor sayap ketika La Roja-julukan Spanyol-memenangi Euro 2024. Kreativitas Yamal-Williams memberi andil Spanyol mencetak 15 gol sepanjang turnamen, rekor terbanyak dalam satu edisi Euro.
Namun, keduanya dikonfirmasi entrenador Luis de la Fuente absen saat Spanyol menghadapi Peru dalam uji coba terakhir sebelum Piala Dunia 2026 di Estadio Cuauhtemoc, Puebla, Meksiko, Selasa (9/6) ini (pukul 09.00 WIB). Yamal dan Williams masih dalam pemulihan pascacedera. Mereka tetap tinggal di markas latihan tim di Chattanooga, Amerika Serikat.
Dilansir dari Marca dan Diario AS, De la Fuente tidak ingin mengambil risiko memainkan Yamal-Williams. Apalagi, laga pembuka Piala Dunia melawan Tanjung Verde di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, tinggal menghitung hari. Spanyol akan menjalani laga perdana di grup H tersebut pada Senin (15/6) pekan depan. “Aku berharap mereka (Yamal dan Williams) dalam kondisi prima dalam laga perdana,” ucap De la Fuente.
Baca Juga: Georgios Donis Siap Tantang Uruguay dan Spanyol
Ferran dan Baena Terdepan
Absennya Yamal dan Williams malah memberi kesempatan De la Fuente mencari alternatif di sektor sayap. Rekan Yamal di Barca, Ferran Torres, menjadi kandidat terdepan di sayap kanan. Sementara Alex Baena (Atletico Madrid) opsi di sayap kiri. Keduanya sudah main sebagai starter saat Spanyol ditahan 1-1 oleh Irak di Estadio Riazor, La Coruna, Kamis (4/6) pekan lalu. Meski tidak mencetak gol, Baena mendapat banyak pujian setelah menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam laga tersebut.
Selain Ferran dan Baena, Spanyol masih memiliki beberapa opsi lain untuk bermain di sektor sayap. Di antaranya Dani Olmo (Barca), Yeremy Pino (Crystal Palace), hingga Mikel Oyarzabal yang bisa digeser dari posisi penyerang tengah.
“Kami berlatih dengan baik sejauh ini dan akan memanfaatkan laga persahabatan melawan Peru untuk menyempurnakan persiapan menuju pertandingan pertama kami,” kata Baena dikutip dari Sport.
Baca Juga: Waspadai Kecepatan Pemain Lawan
Laga Bernilai Rp100 M
Selain menjadi persiapan terakhir sebelum Piala Dunia, pertandingan melawan Peru juga memiliki nilai ekonomi yang cukup besar bagi Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF). Menurut laporan Diario AS, RFEF akan menerima sedikitnya EUR 5 juta (Rp104 miliar) dari pertandingan tersebut.
Jumlah itu disebut sebagai salah satu bayaran tertinggi untuk sebuah laga persahabatan timnas. Pemasukan itu juga membantu mengurangi kehilangan pendapatan RFEF setelah laga Finalissima 2026 melawan Argentina di Lusail Stadium, Qatar (27/3) batal digelar. Finalissima mempertemukan juara Eropa (Euro) lawan juara Amerika Latin (Copa America)
Baca Juga: Dua Tahun Bonus Tak Cair, Menggunakan Kursi Roda Atlet Disabilitas Datangi Dispora Riau
Juara versi EA Sports
Sementara itu, status Spanyol sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026 semakin menguat. Simulasi dari EA Sports FC menempatkan La Roja sebagai juara. Prediksi tersebut cukup menarik. Sebab, EA Sports berhasil menebak empat juara Piala Dunia terakhir secara beruntun, yakni Spanyol (2010), Jerman (2014), Prancis (2018), dan Argentina (2022).(ka/dns/gem)
Laporan JPG, Puebla
Editor : Arif Oktafian