MEXICO CITY (RIAUPOS.CO) - Javier Aguirre dan Rafa Marquez merasakan dejavu saat Meksiko menjalani laga pembuka Piala Dunia 2026 lawan Afrika Selatan (Afsel) di Estadio Azteca, Mexico City, Jumat (12/6) dini hari nanti (siaran langsung TVRI Nasional/TVRI Sports pukul 02.00 WIB). Itu karena Aguirre dan Marquez pernah merasakan momentum serupa di Piala Dunia 2010.
Di Soccer City Stadium, Johannesburg, Meksiko bermain seri 1-1 dengan Afsel yang berstatus sebagai tuan rumah. Jika Aguirre masih menjabat sebagai pelatih Meksiko setelah 16 tahun, Rafa sapaan akrab Rafael Marquez bukan lagi kapten El Tri, julukan Meksiko seperti saat seri lawan Bafana Bafana, julukan Afsel. Saat ini dia menjabat sebagai asisten pelatih El Tri alias tangan kanan Aguirre.
’’Kami berharap, kali ini kami mampu mengawalinya (Piala Dunia) dengan hasil sempurna,’’ tegas Aguirre seperti dilansir dari Marca. Menurut Aguirre, El Tri asuhannya berbeda antara edisi 2010 dan 2026. ’’Dulu aku hanya punya waktu sebentar (kurang dari setahun) untuk beradaptasi dengan tim. Kali ini, aku menjalani tahun ketiga,’’ beber pelatih berusia 67 tahun tersebut.
Laga dini hari nanti juga dejavu bagi kiper Meksiko Guillermo Ochoa. Bedanya, jika pada edisi 2010 dia adalah kiper termuda di antara tiga kiper Meksiko, kali ini Ochoa paling tua. Saat duduk di bench lawan Afsel, usia Ochoa baru 24 tahun. Dua kiper Meksiko yang lain, Oscar Perez dan Luis Ernesto Michel, masing-masing 37 tahun dan 30 tahun.
Tahun ini, Ochoa berusia 41 tahun. Dia memimpin dua kiper yang usianya lebih muda, yaitu Raul Rangel (26 tahun) dan Carlos Acevedo (30 tahun). ’’Menurutku Tala (sapaan akrab Raul Rangel, red) bermain lebih bagus,’’ ucap Ochoa tentang kans dirinya jadi kiper nomor satu El Tri di Piala Dunia 2026 kepada TUDN.
Baca Juga: Porprov Riau Kembali Dibahas, Kabupaten/Kota Antusias
Bangun Romansa 1986
Meksiko melangkah ke perempat final pada edisi 1986 sebagai tuan rumah Piala Dunia. Kali ini, sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026, Meksiko berharap sejarah tersebut terulang.
Federasi Sepakbola Meksiko (FMF) pun mengundang para pemain dari skuad 1986 ke kamp latihan di Centro de Alto Rendimento. Tidak hanya mereka, legenda tinju Meksiko pun datang, yakni Julio Cesar Chavez. Cesar Chavez pernah menyabet juara dunia tinju kelas bulu versi WBC pada 1986. Dia juga unbeaten.
’’Aku dengar banyak yang percaya kami pada tahun ini mencapai laga kelima (perempat final). Tetapi, aku yakin kami bisa melaju lebih jauh,’’ klaim Cesar Chavez dikutip dari FOX Sports.(ren/dns/jpg)
Editor : Arif Oktafian