PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PSSI Pekanbaru kembali menjalankan program peningkatan sumber daya manusia (SDM) pelatih. Kursus pelatih lisensi D diagendakan digelar di Pekanbaru pada 19-24 Juni 2026. Pendaftaran sudah dibuka sejak 1 Juni. Hingga Kamis (11/6/2026), sudah 27 peserta mendaftarkan diri.
Ke-27 peserta tersebut tak hanya berasal dari Pekanbaru, tapi juga ada dari kabupaten/kota di Riau lainnya seperti dari Bengkalis, Dumai, Rokan Hulu, Siak, Kampar, dan Kuantan Singingi. “Ya, tahun ini kami kembali menggelar kursus pelatih sepakbola untuk lisensi D. Respons pelatih cukup banyak,” ujar Ketua PSSI Pekanbaru Roni Saputra, Kamis (11/6/2026).
Program ini disambut antusias pelatih-pelatih sepakbola Riau yang belum memiliki lisensi. Pasalnya, belum sebulan dibuka pendaftaran, calon peserta sudah mendekati batas kuota 30 orang yang ditetapkan.
Baca Juga: Empat Terdakwa Kasus Sabu dan Vape Narkotika di Meranti Dituntut Pidana Mati
“Jika sudah 30 pendaftar maka sisanya masuk daftar tunggu kalau ada yang mundur,” ujar Roni Saputra.
Dari 27 yang sudah mendaftar, masih ada yang belum menyelesaikan administrasi seperti biaya pendaftaran. PSSI Pekanbaru menetapkan, peserta yang ingin ikut kursus ini harus membayar uang pendaftaran sebesar Rp3,5 juta. Mereka diwajibkan membayar uang muka minimal Rp1 juta.
Pendaftaran masih dibuka dan bisa menghubungi Wawan (+62 852-7810-0041) serta Fadhiel (+62 822-7200-4021).
Fasilitas yang diberikan adalah penginapan, baju saat praktik lapangan, baju saat teori di kelas, alat tulis, dan konsumsi selama kegiatan.
Baca Juga: Rp60,2 Miliar Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Tercatat Ada di Kabupaten Kampar
“Kalau sampai batas waktu tak melunasi biaya pendaftaran maka akan diganti dengan pendaftar yang masuk waiting list. Jadi, kami ingatkan kepada peserta yang sudah mendaftar dan sudah membayar uang muka untuk segera melunasi,” imbau Roni Saputra.
Kursus Lisensi D PSSI Pekanbaru cukup diminati. Akhir tahun lalu, kursus yang sama digelar dan pesertanya membeludak sehingga digelar menjadi dua gelombang. Saat itu, peserta tak hanya berasal dari Riau, tapi juga ada dari provinsi tetangga yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau.
Tahun lalu, peserta menjalani praktik di lapangan Minisoccer Benecia Arena. Sedangkan teori dan penginapan di Hotel Olgaria Pekanbaru. Instruktur yang memberikan materi yakni Philep Hansen Maramis sebagai coach educator dibantu dua asisten yakni Dodi Ismon dan Agusrianto.(das)
Editor : Edwar Yaman