Beruntung, Yamal pulih tepat waktu. Entrenador Spanyol, Luis de la Fuente memastikan peraih Golden Ball 2024 itu siap menghadapi laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 melawan Tanjung Verde di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Senin malam ini (siaran langsung TVRI pukul 23.00).
“Lamine siap untuk berpartisipasi,” kata De La Fuente dikutip dari SPORT. “Kami akan melihat situasinya. Terkadang Anda memiliki sebuah rencana, tetapi pertandingan membawa Anda ke arah lain. Lamine siap bermain, tetapi tidak untuk 90 menit.”
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Dua Kali Tertinggal, Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2
Ya, De La Fuente sepertinya tidak ingin mengambil risiko. Apalagi, Spanyol di atas kertas tidak akan menemui hambatan melawan Tanjung Verde. Selain itu, data menunjukkan La Roja -sebutan Spanyol- tetap mampu menjaga produktivitas meski tanpa Yamal.
Sejak Yamal melakoni debut bersama tim nasional senior, Spanyol mencetak 71 gol dalam 25 pertandingan, atau rata-rata 2,84 gol per laga. Saat Yamal absen, La Roja tetap mampu mencetak 32 gol dari 12 pertandingan. Artinya, Rodri dkk rata-rata mencatat 2,67 gol per laga.
“Komunikasi dengan Barcelona berjalan fantastis. Kontak berjalan rutin, tetapi saya yang mengambil keputusan. Saya akan menilai apakah dia perlu bermain atau tidak,” ucap De La Fuente.
Baca Juga: Dukung Performa Generasi Muda, Aqua Jadi Hydration Partner Resmi DBL Indonesia
Ikon Baru La Roja
Di luar lapangan, pengaruh Yamal tampak semakin besar. Sebuah billboard raksasa bergambar dirinya menyambut kedatangan Spanyol di Atlanta. Iklan milik Powerade itu membentang di sisi Signia by Hilton, salah satu gedung paling mencolok di pusat kota.
Meski mendapat sorotan besar, Yamal dinilai mampu menghadapi tekanan dengan kepala dingin. “Saya melihat Lamine lebih dewasa, lebih tenang, dan lebih fokus. Dia sudah banyak berkembang,” kata bek Spanyol, Marc Cucurella dikutip dari Marca. “Saat masih di Barcelona B saja, saya sudah merasa seperti bintang. Bayangkan jika saya mengalami apa yang dia alami sekarang,” tambahnya.
Tanjung Verde Tak Gentar
Tanjung Verde jelas tak diunggulkan lawan Spanyol. Maklum, ini adalah debut mereka di Piala Dunia. Bahkan, pencapaian terbaik Blue Sharks -julukan Tanjung Verde- di Piala Afrika hanyalah menembus perempat final. Namun, pelatih Tanjung Verde, Pedro Brito “Bubista” menegaskan jika timnya tidak akan ‘minder’ menghadapi salah satu unggulan juara dunia tersebut. “Saat kami lolos, kami ingin menghadapi tim-tim terbaik di Piala Dunia. Dan kami beruntung bertemu Spanyol,” ujarnya dikutip dari laman resmi FIFA. “Tidak ada rasa takut. Kami tidak takut pada apa pun.” (rul)
Laporan JPG, Atlanta
Editor : Arif Oktafian