RIAUPOS.CO – Aji Santoso kembali tinggalkan PSPS Pekanbaru, padahal sejatinya ia akan bertahan di klub yang dilatihnya di Championship 2025-2026 itu.
Sebelumnya pelatih berusia 56 tahun itu sempat pindah ke Persela Lamongan di 2025 lalu. Lantas ia kembali dan bahkan sudah mencapai kesepakatan dengan manajemen PSPS Pekanbaru akan memastikan Askar Bertuah bertahan di Championship musim depan.
"Setelah itu, saya dan manajemen langsung melakukan pembicaraan. Kami ingin melanjutkan kerja sama untuk musim depan," kata Aji seperti dilansir dari Jawapos.com, Selasa (16/6/2026).
Proses pembicaraan berjalan lancar. Bahkan, sudah ada kesepakatan lisan dari kedua belah pihak. "Saya bahkan sudah mulai memikirkan kerangka tim PSPS untuk musim depan," terang mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut.
Mendadak keputusan itu tiba-tiba berubah. Aji memutuskan untuk mundur dari Askar Bertuah. Keputusan pergi dari PSPS itu diambil setelah anak bungsunya harus menjalani perawatan di rumah sakit. Aji tidak tega jika harus jauh dari putrinya tersebut.
"Karena ingin menemani putri saya yang sempat sakit, saya memutuskan untuk mundur dari PSPS. Kenapa? Karena anak saya ini kalau melihat ayahnya, kondisinya jauh lebih sehat dan lebih segar," bebernya.
Setelah memutuskan mundur dari PSPS, ponsel Aji sering berdering. Pelatih terbaik Liga 1 musim 2021-2022 itu menerima telepon dari beberapa pengurus klub. Mereka memintanya untuk bergabung.
Tawaran itu datang dari klub Super League maupun Championship. Namun, beberapa klub yang memberikan tawaran memiliki jarak yang cukup jauh dari rumahnya di Malang.
Sementara itu, dia tidak bisa meninggalkan putri bungsunya. Namun, dari semua tawaran itu, kabarnya ada satu tim yang sudah mencapai kesepakatan dengan Aji.
Baca Juga: Sempatkan Waktu untuk Sarapan Pagi Sebelum Beraktivitas, Berikut 7 Alasan Medis Pentingnya Sarapan
Tim tersebut dikabarkan akan bermain di kasta kedua musim depan. Bahkan, tim itu disebut-sebut akan bermarkas di Surabaya.
Karena alasan itu pula, Aji menerima tawaran tersebut. Sebab, jarak Surabaya-Malang terbilang cukup dekat. Dengan demikian, ia tetap dapat mendampingi putri bungsunya sambil menjalankan tugas sebagai pelatih.
Karier Aji Santoso
2005–2006 : Indonesia U-17
2006 : Persiko Kota Baru
2006–2007 : Pra PON Jatim
2007 : POMNAS Jatim
2007 : Persekam Metro FC
2008 : PON Jatim
2008–2009 : POM Asean
2009 : Persik Kediri
2009 : Persebaya Surabaya
2009–2010 : Persisam Putra Samarinda
2010 : Persema Malang
2010–2011 : Persebaya 1927
2011–2013 : Indonesia U-23 (asisten)
2012 : Indonesia U-22
2012 : Indonesia U-23
2012–2013 : Arema FC
2015–2017 : Arema FC
2017 : Persela Lamongan
2017–2019 : PSIM Yogyakarta
2019–2023 : Persebaya Surabaya
2023–2024 : Persikabo 1973
2024–2025 : PSPS Pekanbaru
2025 : Persela Lamongan
2025–2026 : PSPS Pekanbaru