
FOXBOROUGH (RIAUPOS.CO) - Erling Haaland memulai debutnya di Piala Dunia. Penyerang Manchester City itu menjadi pahlawan kemenangan Norwegia saat mengalahkan Irak 4-1 pada laga perdana Grup I Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026) pagi WIB.
Haaland mencetak dua gol, mengukir gol pertamanya di putaran final Piala Dunia, sekaligus dinobatkan sebagai Player of the Match berkat penampilan dominannya sepanjang laga. Kemenangan telak itu memberi modal penting bagi Norwegia dalam persaingan fase grup.
Di tengah tekanan laga pembuka, Haaland tampil sebagai pembeda dengan ketajaman yang selama ini membuatnya dikenal sebagai salah satu striker terbaik dunia.
Baca Juga: Saatnya Terapkan Sistem Kabel FO di Bawah Tanah
Alasan Jadi Pemain Terbaik Irak vs Norwegia
Erling Haaland layak menyandang predikat Player of the Match berkat kontribusi langsung terhadap kemenangan Norwegia atas Irak.
Penyerang berusia 25 tahun itu mencetak dua dari empat gol timnya dan menjadi ancaman konstan bagi lini pertahanan lawan. Sejak menit awal, Haaland menunjukkan insting predatornya di depan gawang.
Pergerakan tanpa bola, kemampuan membuka ruang, dan penyelesaian akhir yang klinis membuat para pemain belakang Irak kesulitan mengawalnya sepanjang pertandingan.
Statistik memperlihatkan dominasi Haaland selama berada di lapangan. Ia mencatat enam sentuhan di dalam kotak penalti lawan, jumlah terbanyak dibandingkan seluruh pemain yang tampil dalam pertandingan tersebut.
Baca Juga: Pemkab Kuansing Kebut Pembangunan Astaqa Utama MTQ
Tak hanya itu, Haaland juga menjadi pemain yang paling sering mengancam gawang Irak. Sebanyak lima tembakan berhasil dilepaskannya, menunjukkan betapa sentral perannya dalam skema serangan Norwegia.
Dua gol yang dicetak Haaland memiliki makna spesial dalam kariernya. Gol-gol tersebut menjadi gol perdana sang striker di putaran final Piala Dunia setelah akhirnya merasakan debut di panggung terbesar sepak bola dunia.
Profil Erling Haaland
Erling Braut Håland lahir di Leeds, Inggris, pada 21 Juli 2000. Meski lahir di Inggris, ia memilih membela Timnas Norwegia dan kini menjadi ikon generasi emas sepak bola negara Skandinavia tersebut. Dengan tinggi badan mencapai 1,95 meter, Haaland memiliki kombinasi fisik, kecepatan, dan kemampuan mencetak gol yang sangat langka.
Keunggulan itu membuatnya menjadi salah satu penyerang paling ditakuti di dunia dalam beberapa tahun terakhir.
Pemain berkaki dominan kiri tersebut beroperasi sebagai penyerang tengah. Posisi itu memungkinkan dirinya memaksimalkan naluri mencetak gol sekaligus menjadi target utama serangan tim.
Saat ini Haaland memperkuat Manchester City setelah bergabung pada 1 Juli 2022. Ia masih terikat kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2034 setelah menandatangani perpanjangan kontrak terbaru pada 17 Januari 2025.
Karier Haaland juga ditangani agen ternama Rafaela Pimenta. Kehadirannya menjadi salah satu figur penting yang mengelola perjalanan profesional sang pemain di level elite sepak bola Eropa.
Perjalanan Karier Haaland
Perjalanan Haaland menuju puncak sepak bola dunia dimulai dari akademi Bryne FK di Norwegia. Bakat besarnya mulai terlihat sejak usia muda hingga akhirnya promosi ke tim senior Bryne pada musim 2015/2016.
Pada Februari 2017, Haaland bergabung dengan Molde yang saat itu menjadi salah satu klub papan atas Norwegia. Di klub tersebut, perkembangannya semakin pesat dan mulai menarik perhatian pencari bakat dari berbagai negara Eropa.
Kariernya melonjak ketika pindah ke RB Salzburg pada Januari 2019. Bersama klub Austria itu, Haaland menunjukkan produktivitas luar biasa yang membuat namanya mulai dikenal luas di kompetisi Eropa.
Hanya setahun kemudian, Borussia Dortmund merekrutnya pada Januari 2020. Bersama klub Jerman tersebut, Haaland berkembang menjadi mesin gol kelas dunia dan rutin mencetak gol di Bundesliga maupun Liga Champions.
Puncaknya terjadi saat Manchester City mendatangkannya pada musim panas 2022. Di bawah arahan Pep Guardiola, Haaland terus mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di generasinya.
Baca Juga: Erling Haaland Cetak Dua Gol dalam Debutnya di Piala Dunia saat Norwegia Kalahkan Irak 4-1
Nilai Pasar Erling Haaland Saat Ini
Popularitas dan konsistensi performa Haaland turut tercermin dari nilai pasarnya yang sangat tinggi. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar terkini sang pemain mencapai sekitar Rp3,47 triliun.
Angka tersebut menempatkannya di jajaran pemain dengan valuasi tertinggi di dunia sepakbola saat ini. Nilai tersebut juga menjadi bukti betapa besarnya pengaruh Haaland bagi klub maupun tim nasional yang dibelanya.
Penampilan impresif saat menghadapi Irak berpotensi semakin meningkatkan reputasinya di panggung internasional. Jika mampu mempertahankan performa tersebut, Haaland berpeluang menjadi salah satu kandidat kuat peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Debut yang berakhir dengan dua gol dan penghargaan Player of the Match menjadi sinyal kuat Haaland siap membawa Norwegia melangkah jauh di turnamen ini.
Kini, perhatian dunia akan terus tertuju pada sang predator saat Norwegia menjalani pertandingan-pertandingan berikutnya di Piala Dunia 2026.***
Editor : Edwar Yaman