Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Punya Hubungan Hangat

Tim Redaksi • Jumat, 19 Juni 2026 | 09:08 WIB
Seol Young Woo. (JPG)
Seol Young Woo. (JPG)

GUADALAJARA (RIAUPOS.CO) - Delapan tahun lalu, Korea Selatan (Korsel) menjadi pahlawan bagi Meksiko. Kemenangan 2-0 tim asuhan Shin Tae-yong atas juara bertahan Jerman di Kazan Arena, Rusia, membantu El Tri –julukan Meksiko– lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Ketika itu, ratusan suporter Meksiko merayakannya dengan berkumpul di depan Kedutaan Besar Korsel di Mexico City. Mereka mengibarkan bendera kedua negara, bernyanyi, berbagi tequila, dan meneriakkan slogan yang kemudian menjadi sangat populer: ”Coreano, hermano, ya eres Mexicano” yang berarti: Korea, saudaraku, kini kau orang Meksiko.

Sampai saat ini hubungan hangat itu belum hilang. Hanya, momen persaudaraan tersebut harus disimpan sejenak. Sebab, Meksiko dan Korsel akan saling berhadapan dalam matchday kedua grup A Piala Dunia 2026 di Estadio Akron, Zapopan, pagi ini (siaran langsung TVRI Sport pukul 08.00 WIB).

Baca Juga: Piala Soeratin Zona Riau Diagendakan 4 Juli 2026

Meksiko dan Korsel sama-sama mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan. El Tri–sebutan Meksiko– menundukkan Afrika Selatan (Afsel) 2-0, sementara Taeguk Warriors –julukan Korsel– bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Republik Ceko 2-1.

Karena itu, pertandingan pagi ini berpotensi menjadi salah satu laga krusial di grup A. Kemenangan akan membuat salah satu tim hampir pasti lolos ke fase gugur (babak 32 besar). Meski terus mendapat sambutan hangat di Guadalajara, gelandang Korsel Hwang In-beom menegaskan bahwa timnya tetap memburu tiga poin.

”Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Meksiko karena membuat stadion terasa seperti stadion di Seoul,” kata In-beom setelah kemenangan atas Ceko seperti dikutip dari Reuters. ”Namun, kami akan melakukan segalanya untuk mendapatkan tiga poin,” lanjut pemain Feyenoord Rotterdam.

Baca Juga: Kalahkan Wakil Asia Uzbekistan 3-1, Kolombia Puncaki Klasemen Grup K Piala Dunia 2026

Drone Misterius

Beberapa hari jelang pertandi­ngan, persiapan Korsel sempat terganggu. Sebuah drone tak dikenal terlihat terbang di atas sesi latihan tertutup pada Selasa (16/6). Namun, pihak militer Meksiko langsung bergerak dan menjatuhkan drone tersebut. Itu merupakan bagian sistem pengamanan Piala Dunia 2026.

Pelatih Korsel Hong Myung-bo menyebut, insiden itu tidak terlalu mempengaruhi timnya. Meski, dia menyayangkan kejadian tersebut. ”Beruntung hal itu terjadi sebelum kami berlatih taktik sehingga tidak berdampak signifikan,” kata Myung-bo seperti dikutip dari ESPN. ”Namun, itu terjadi saat kami sedang mempersiapkan pertandingan. Jadi apa yang terjadi tentu disayangkan,” imbuhnya.

Menunggu Mora

Sementara itu, perhatian publik Meksiko tengah tertuju kepada pemain termuda Piala Dunia 2026 Gilberto Mora. Gelandang serang 17 tahun itu tampil impresif saat masuk sebagai pengganti lawan Afrika Selatan. Dia mencatat 14 operan dengan akurasi sempurna (100 persen).

Beberapa media Meksiko me­laporkan bahwa pelatih Javier Aguirre tengah mempertimbangkan memainkan Mora sejak menit pertama lawan Korsel. ”Saat bola sampai di kakinya, Gil (Mora) sudah tahu apa yang akan dia lakukan. Dia selangkah lebih maju dari pemain lain,” puji Aguirre.

Diketahui sejak Piala Dunia 2018, Meksiko hanya kalah sekali dalam tiga pertemuan melawan Korea Selatan. El Tri –julukan Meksiko– juga perkasa di hadapan wakil Asia lainnya dalam ajang kompetitif maupun uji coba.(jpg)

Laporan JPG, Guadalajara

Editor : Arif Oktafian
#Grup A Piala Dunia 2026 #piala dunia 2026 #timnas korea selatan