(RIAUPOS.CO) - Kylian Mbappé sedang mengejar pemain yang ia sebut "terbaik," Lionel Messi, untuk menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia pria. Messi (38), mencetak hattrick melawan Aljazair di pertandingan pembuka Argentina dengan skor 3-0 untuk menyamai rekor Miroslav Klose dengan 16 gol di Piala Dunia.
Mbappé, mantan rekan setim Messi di Paris Saint-Germain, telah mencetak 14 gol setelah mencetak dua gol untuk Prancis dalam kemenangan 3-1 atas Senegal.
"Saya sudah tahu Messi akan terus mencetak gol," kata Mbappe.
"Dia selalu begitu. Dia di depan saya dan saya di belakangnya. Saya akan terus mencetak gol untuk membantu tim nasional saya melangkah sejauh mungkin," lanjut pemain 27 tahun itu.
Baca Juga: Kejari Rohil Tahan Dua Tersangka Tipikor Pembayaran TPP Guru PPPK di Disdikbud Rohil Tahun 2025
Mbappé mengatakan dia tidak terkejut dengan penampilan Messi melawan Aljazair.
"Jelas bahwa Messi adalah yang terbaik di dunia, dan begitu juga [kapten Portugal] Cristiano [Ronaldo]," kata kapten Prancis itu.
"Selama 16 tahun, dia [Messi] telah menunjukkan bakatnya yang luar biasa. Saya hanya mencoba melakukan apa yang saya tahu caranya: menunjukkan bakat saya di panggung terbesar yang mungkin dan membantu tim nasional saya. Ketika Anda mencetak gol, Anda memiliki peluang lebih baik untuk melangkah jauh, dan saya ingin memenangkan Piala Dunia," lanjut penyerang Real Madrid itu.
Baca Juga: Tiga Tahun Jadi DPO, Tersangka Pengedar Sabu 15 Kg Dibekuk Polisi
Mbappé memenangkan Piala Dunia pada tahun 2018, tetapi Messi dan Argentina menggagalkan trofi kedua sang bintang pada tahun 2022 ketika mereka mengalahkan Prancis di final melalui adu penalti.
Sementara itu, Mbappé merayakan tonggak sejarah 100 penampilan pada hari Senin melawan Irak dalam pertandingan Grup I mereka di Philadelphia.
"Mencapai 100 penampilan adalah prestasi bersejarah, terlebih lagi jika itu terjadi di Piala Dunia," kata bintang Real Madrid itu.
"Tidak ada yang lebih besar daripada tim nasional. Ini akan menjadi pertandingan spesial bagi saya, tetapi kami perlu menang untuk lolos," ujarnya.***
Editor : Edwar Yaman