FOXBOROUGH (RIAUPOS.CO) - Sejak bergabung dengan Arsenal, Declan Rice jadi eksekutor utama set pieces. Dilatih intensif oleh pelatih set pieces Arsenal Nicolas Jover, sepak pojok Rice bisa jadi umpan gol. Rice pun menularkannya di timnas Inggris, khususnya di Piala Dunia 2026.
Dari sepak pojok Rice pula, Inggris mendapatkan hadiah penalti yang berbuah gol pembuka ke gawang Kroasia via kapten Harry Kane dalam laga pertama di Grup L (18/6). Corner (sepak pojok) pemilik nilai transfer termahal Inggris itu juga berbuah gol kedua The Three Lions, sebutan timnas Inggris yang lagi-lagi dituntaskan oleh Kane.
Corner Deccers, sapaan akrab Rice pun dipersiapkan sebagai senjata Inggris lagi saat menghadapi Ghana di Gillette Stadium, Foxborough, dini hari nanti (siaran langsung TVRI Sport pukul 03.00 WIB). ’’Aku berharap melakukannya lagi (memberi umpan gol bagi Inggris via sepak pojok, red),’’ kata Rice sebagaimana dilansir dari Daily Mail. ”Saya merasa akan dapat assist setiap kali mengeksekusinya,” ujar mantan kapten West Ham United tersebut.
Baca Juga: Bek Andalan Jerman Nico Schlotterbeck Akan Absen di Sisa Piala Dunia karena Cedera Pergelangan Kaki
Kiper Black Stars Dilatih Khusus
Bukti sepak pojok Rice jadi senjata dan ancaman Inggris, Ghana berusaha mengantisipasinya dengan memberikan latihan khusus kepada para kiper timnas berjuluk The Black Stars tersebut. Dikutip dari Daily Mail, pelatih kiper Ghana Daniel Gasper mengatakan bahwa latihan khusus diperlukan karena bukan hanya aspek ketepatan waktu yang dibutuhkan dalam menghalau sepak pojok Inggris.
Menurut Gasper, sepak pojok Inggris tak ubahnya cheat code karena bukan hanya bola yang diantisipasi. Melainkan juga gangguan dari pemain lawan yang bergerombol di kotak penalti. ’’Tantangan dari sisi fisik pun harus dipersiapkan. Kami berkaca dari taktik serupa yang dilakukan Arsenal sepanjang musim lalu’’ tutur Gasper.
Baca Juga: Neymar Selesaikan Sesi Latihan Piala Dunia Pertamanya sebelum Laga Brasil vs Skotlandia
Lawan Familier
Skuad Ghana dalam Piala Dunia 2026 dihuni empat pemain yang berkiprah di liga Inggris, Premier League maupun Championship. Salah satu yang jadi ancaman adalah wide attacker Antoine Semenyo asal Manchester City. Musim lalu, Semenyo melesakkan 17 gol bersama City maupun AFC Bournemouth (paro pertama).(ren/dns/jpg)
Editor : Arif Oktafian