FOXBOROUGH (RIAUPOS.CO) - Prancis dan Norwegia sama-sama telah memastikan lolos ke fase knockout atau Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Hal itu membuat duel kedua tim dalam matchday terakhir Grup I di Gillette Stadium, Foxborough, dini hari nanti (siaran langsung TVRI Nasional pukul 02.00 WIB) lebih tertuju kepada duel personal. Kapten sekaligus striker Prancis Kylian Mbappe versus bomber Norwegia Erling Haaland.
Mbappe versus Haaland digadang-gadang sebagai rivalitas sepak pengganti dominasi Cristiano Ronaldo versus Lionel Messi selama dua dekade terakhir. Musim lalu, Mbappe melesakkan 42 gol bersama Real Madrid. Sementara Haaland mempersembahkan 38 gol untuk Manchester City.
Dalam daftar pencetak gol sementara (persaingan Golden Boot) Piala Dunia 2026, Haaland dan Mbappe sama-sama mencetak 4 gol. Bersama wide attacker BraZil Vinicius Junior, ketiganya membayangi Messi (Argentina) dengan 5 gol.
Baca Juga: Uruguay V Spanyol: Misi Hindari Argentina
Tahun ini, Mbappe memang mencetak lebih banyak gol di timnas (5 gol) ketimbang Haaland (4 gol). Akan tetapi, secara rasio gol, The Terminator, julukan Haaland lebih sempurna karena melakukannya dalam empat laga (100 persen). Sementara Donatello, julukan Mbappe telah memainkan enam laga (83 persen).
Pengalaman menjadi pembeda utama Haaland dan Mbappe. Bagi Haaland yang kini berusia 25 tahun, Piala Dunia tahun ini merupakan debut. Sebaliknya, Mbappe yang berusia 27 tahun sudah menjalani turnamen ketiga dan pernah mengangkat trofi juara Piala Dunia pada 2018 di Rusia.
Berbicara kepada FOX Sports, Haaland terlihat lebih peduli persaingannya dengan Mbappe. ”Sejujurnya, aku tidak terlalu peduli harus menghadapi Prancis. Mereka (Prancis) mungkin akan mengalahkan kami dan bisa jadi mereka yang akan menjuarai Piala Dunia kali ini. Tapi…(tidak untuk persaingan dengan Mbappe, red),” tutur Haaland dengan santai.
Baca Juga: Pelatih Skotlandia Steve Clarke Sampaikan Hal Ini setelah Kekalahan Telak dari Brasil
Performa moncer yang ditampilkan Haaland maupun Mbappe selama di Piala Dunia 2026 membuat ayah Haaland, Alf Inge ”Alfie”Haaland tidak dapat memilih siapa yang akan mencetak gol di antara kedua pemain tersebut. ”Apabila salah satu di antara mereka nanti mencetak gol, maka yang lainnya pasti juga ingin menciptakan gol. Kylian adalah pemain yang fantastis. Erling juga jadi pemain yang hebat,” tutur Alfie kepada RMC Sport.
Alfie menambahkan, persaingan di Piala Dunia 2026 akan jadi awal persaingan hebat Haaland-Mbappe. ”Mereka sudah lama menjadi rival. Aku pikir mereka berdua menikmati tantangan ini dan itu yang memotivasi mereka. Ini akan jadi persaingan yang menarik di masa depan,” bebernya.
Kans Viking Row diBabak 32 Besar
Sebagai sesama negara Skandinavia, Norwegia membawa gengsi yang sama dengan Swedia di Piala Dunia. Kebetulan, ketika tiket fase knockout sudah digenggam Landslaget, julukan Norwegia dan Blagult sebutan Swedia masih punya kans lolos dari jalur peringkat ketiga terbaik.
Jika Norwegia lolos sebagai juara Grup I, Martin Odegaard dkk akan berhadapan dengan Swedia di 32 besar. Di situlah bakal muncul Viking Row. Itu adalah selebrasi mendayung yang kerap diperagakan pemain maupun fans Norwegia.
Gelandang Swedia Elliot Stroud menyebut, selebrasi Viking Row bakal sangat mengganggu timnas Swedia. ”Mungkin taktik ini mulai berlebihan. Rasanya mereka selalu menggunakannya setiap kali ada kesempatan. Taktik ini memang berhasil bagi mereka,” tutur Stroud dilansir dari Reuters.(ren/dns/jpg)
Editor : Arif Oktafian