SEATTLE (RIAUPOS.CO) – Satu pertandingan seru babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan tersaji Kamis (2/7) dini hari WIB. Wakil Eropa, Belgia harus menghadapi salah satu jagoan Benua Afrika, Senegal. Kedua tim diprediksi saling serang sejak awal pertandingan di Stadion Seattle, Amerika Serikat (TVRI Nasional dan TVRI Sports pukul 03.00 WIB).
Materi pemain yang mayoritas berkompetsi di klub elite Eropa menjadi garansi pertandingan akan berjalan ketat. The Red Devils julukan yang disematkan untuk Belgia, membawa skuad transisi dari generasi emas mereka. Ada Kevin De Bruyne (Napoli) dan Thibaut Courtois (Real Madrid), ditambah nama seperti Jeremy Doku (Manchester City) dan Youri Tielemans (Aston Villa).
Di kubu Senegal, ada Nicolas Jackson (Bayern Munchen), Ismaila Sarr (Crystal Palace), hingga Sadio Mane (Al Nassr) masih menjadi harapan utama Senegal di lini depan. Memang, Singa Teranga (julukan Senegal) baru memastikan lolos ke babak 32 besar di ujung matchday 3 grup. Namun, secara materi pemain, mereka sangat berbahaya.
Baca Juga: Jerman dan Belanda Tersingkir dari Piala Dunia, Thomas Tuchel Sampaikan Hal Ini Jelang Laga vs Kongo
Senegal punya catatan sejarah bagus di Piala Dunia 2002 saat Korea Selatan dan Jepang menjadi tuan rumah atau 24 tahun lalu. Saat itu Senegal bisa menembus perempatfinal. Di sisi lain, Belgia tentu ingin melewati catatan juara III edisi Piala Dunia 2018 Rusia.
Berdasarkan catatan historis, ini baru kali pertama Belgia dan Senegal bertemu di level internasional. Pertemuan perdana ini akan menjadi momentum penegas dominasi dari dua gaya permainan yang berbeda.
Belgia menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 5-1 atas Selandia Baru. Ini perkembangan positif setelah The Red Devils hanya bermain imbang lawan Mesir dan Iran. Secara performa, Belgia ada di urutan 9 di antara 48 negara dengan 6,83. Mereka punya rata-rata tembakan 24,3 per laga.
Baca Juga: Mbappe Pecahkan Rekor Gol Terbanyak di Babak Gugur Piala Dunia saat Prancis Singkirkan Swedia
Sementara itu Senegal ada di peringkat 18 dengan rating 6,74. Satu catatan khusus, Singa Teranga memang hanya menang 1 kali dari 3 laga. Namun, secara permainan, mereka cukup oke dengan penguasaan bola 57,6 persen dan tembakan rata-rata 16,7 kali per laga.
Belgia yang terlambat panas, kini bersiap menghadapi babak 32 besar. Defender The Red Devils, Zeno Debast, sadar bahwa Senegal bukan lawan yang mudah. Namun, Belgia bakal coba untuk mengulang performa seperti saat menghabisi Selandia Baru.
“Senegal adalah tim yang sangat apik. Mereka punya bagian taktikal dan fisik yang cocok dengan gaya permainan tim. Tapi, kami juga punya kualitas. Jika kami dalam kondisi prima, dan tetap positif seperti laga termutakhir, partai ini bakal seru,” kata Debast.
Dalam pertandingan terakhirnya di fase grup, Senegal menang telak 5-0 atas Irak. Di laga tersebut, Singa Teranga unggul mutlak dengan penguasaan bola 69,2 persen dan total 28 tembakan. Namun, kini Senegal akan menghadapi lawan yang jauh berbeda. Mereka akan mengalami lagi momen seperti saat jumpa Prancis, kalah 3-1 dan kalah 2-3 dari Norwegia.
Legenda Singa Teranga, El Hadji Diouf menyebut pentingnya mental dan fisik dalam babak 32 besar semacam ini. “Kami tahu mereka (Belgia) punya beberapa pemain individual luar biasa. Kami harus siap secara mental dan fisik. Belgia punya pemain kelas tinggi, tapi kami juga punya kelas dunia,” paparnya.(int/muf)
Editor : Arif Oktafian