LOS ANGELES (RIAUPOS.CO) - Era LeBron James bersama Los Angeles (LA) Lakers resmi berakhir. Setelah delapan musim membela klub asal California tersebut, LeBron memutuskan mencari pelabuhan baru musim depan, yang sekaligus menjadi musim ke-24, rekor terpanjang sejarah NBA.
Agen LeBron, Rich Paul, mengatakan kepada ESPN kliennya telah memberi tahu manajemen Lakers untuk tidak lagi memasukkannya dalam rencana tim musim depan.
“LeBron James salah satu atlet terhebat dalam sejarah. Kami akan selalu berterima kasih atas delapan tahun kebersamaannya bersama Lakers, termasuk gelar juara NBA 2020 yang diraih dalam situasi paling sulit, serta berbagai rekor yang dia ciptakan bersama tim ini,” ujar pemilik Lakers Jeanie Buss, dikutip ESPN.
Baca Juga: Pertahankan Vieri Donny dan Ilham Syafri
LeBron juga menyampaikan salam perpisahan melalui akun X miliknya kemarin (1/7). “Merupakan sebuah kehormatan mengenakan seragam Lakers. Saya berharap bisa membuat beberapa orang bangga selama membela tim ini,” tulisnya.
Warriors Terdepan
Setelah memutuskan berpisah dengan Lakers, LeBron mulai dikaitkan dengan sejumlah klub. Golden State Warriors dan Cleveland Cavaliers menjadi dua nama yang paling santer disebut. Menurut analisis The Athletic, Warriors menjadi tujuan paling ideal. Sebab, mereka memberi kesempatan bagi LeBron berduet dengan Stephen Curry dan kembali bermain bersama Draymond Green. Ketiganya pernah bekerja sama saat membawa Amerika Serikat meraih medali emas Olimpiade 2024.
Baca Juga: Siap Bawa Prancis Kalahkan Paraguay
Pulang ke Cleveland?
Di sisi lain, Cavaliers merupakan klub yang memilih LeBron pada NBA Draft 2003. Cavs -julukan Cavaliers- juga jadi tempat bintang 41 tahun itu mempersembahkan gelar NBA pertama dalam sejarah klub pada 2016. Jika akhirnya come back, LeBron tidak lagi harus memikul beban sendirian di Cavaliers seperti saat bergabung 2014 silam. (ka/bas/jpg)
Editor : Arif Oktafian