Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Panenka Mohamed Salah Bantu Mesir Menulis Sejarah di Piala Dunia

Edwar Yaman • Sabtu, 4 Juli 2026 | 08:22 WIB
Mohamed Salah merayakan setelah membantu Mesir mengalahkan Australia di babak 32 besar Piala Dunia. (Getty Images)
Mohamed Salah merayakan setelah membantu Mesir mengalahkan Australia di babak 32 besar Piala Dunia. (Getty Images)

 

ARLINGTON (RIAUPOS.CO) - Mohamed Salah mengatakan dia bangga membuat "sejarah" bersama Mesir. Ini saat negara Afrika itu lolos dari pertandingan babak gugur pertama mereka di Piala Dunia. Sang kapten menambahkan bahwa dia baru memutuskan untuk mengambil penalti Panenka di menit terakhir.

Salah mencetak gol penalti ketiga untuk Mesir dalam kemenangan adu penalti 4-2 setelah pertandingan babak 32 besar melawan Australia berakhir 1-1 setelah perpanjangan waktu. Mantan penyerang Liverpool itu memilih untuk melambungkan tendangan penaltinya tepat di tengah gawang, mengecoh kiper Australia Mathew Ryan, yang masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir menggantikan Patrick Beach.

"Jika seseorang akan melakukannya, itu pasti saya," kata Salah setelah pertandingan.

 Baca Juga: KPK Resmi Tahan Bupati Langkat Syah Afandin setelah Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi

"Saya lebih berpengalaman daripada yang lain dan saya ingin memberi mereka kepercayaan diri. Saya memutuskan di menit terakhir, saya harus melakukannya."

Salah tampak emosional saat peluit akhir dibunyikan dan sekarang memiliki kesempatan untuk menjadikan turnamen ini lebih berkesan Mesir akan menghadapi Argentina di Babak 16 Besar setelah juara bertahan itu mengalahkan Tanjung Verde 3-2 lewat perpanjangan waktu.

"Ini sejarah," kata Salah.

"Saya memberi tahu para pemain sebelum pertandingan bahwa ini adalah panggung terbesar yang bisa kalian mainkan. Nikmati dan jangan biarkan tekanan memengaruhi kalian. Saya senang kami berhasil memenangkan pertandingan, nasib buruk bagi [Australia], kalah adu penalti. Saya senang kami telah mencetak sejarah hari ini."

 Baca Juga: Kalahkan Australia lewat Adu Penalti, Mesir Raih Kemenangan Pertama di Babak Gugur Piala Dunia

Emam Ashour memberi Mesir keunggulan pada menit ke-13 ketika tembakan pertamanya dari tendangan bebas diblokir, tetapi sundulannya ke bawah dari umpan silang yang dihasilkan mengalahkan Beach di tiang kanan gawangnya untuk gol pertama Mesir di babak gugur. Itu adalah gol kedua Ashour untuk Mesir, keduanya di Piala Dunia, dan gol ke-250 di turnamen ini.

Tembakan Omar Marmoush dari Manchester City hanya beberapa inci meleset, beberapa saat setelah babak kedua dimulai, dengan peluang terbaik Mesir berikutnya hingga sundulan Ramy Rabia dihalau.

Saat itu Australia menyamakan kedudukan ketika Mohamed Hany, yang sebelumnya menerima pukulan keras di sundulannya hanya mampu membelokkan tendangan bebas melengkung Aiden O'Neill ke gawangnya sendiri.

 Baca Juga: Polda Riau Pastikan Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa saat Aksi Unjuk Rasa 

Mesir sempurna dalam keempat percobaan adu penalti mereka, sementara Harry Souttar dan Lucas Herrington sama-sama gagal untuk Australia, yang kini telah gagal melaju di ketiga pertandingan babak gugur Piala Dunia yang telah mereka mainkan.***

 

Editor : Edwar Yaman
#mohamed salah #panenka #piala dunia #australia #mesir