Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dua Gol Azzedine Ounahi dan Soufiane Rahimi Bawa Maroko Singkirkan Kanada dari Piala Dunia

Edwar Yaman • Minggu, 5 Juli 2026 | 07:55 WIB
Dua gol gelandang Azzedine Ounahi membantu Maroko lolos ke perempatfinal Piala Dunia 2026 dengan menyingkirkan Kanada 3-0 di Babak 32 Besar. (Ryan Pierse-FIFA/FIFA via Getty Images)
Dua gol gelandang Azzedine Ounahi membantu Maroko lolos ke perempatfinal Piala Dunia 2026 dengan menyingkirkan Kanada 3-0 di Babak 32 Besar. (Ryan Pierse-FIFA/FIFA via Getty Images)

 

(RIAUPOS.CO) - Dua gol di babak kedua dari Azzedine Ounahi dan satu gol lagi dari Soufiane Rahimi membuat Maroko menjadi negara pertama yang lolos ke perempatfinal Piala Dunia. Semifinalis empat tahun lalu itu meraih kemenangan 3-0 atas tuan rumah bersama Kanada, Ahad (5/7/3036) dini hari WIB.

Setelah melewati gempuran Kanada di babak pertama, tim Afrika Utara itu unggul di menit ke-50 dengan tendangan bebas yang terorganisir dengan baik. Yakni ketika Achraf Hakimi memilih untuk tidak mengirimkan umpan silang dan malah mengoper bola ke Ounahi, yang kemudian menyambar bola dari tepi kotak penalti.

Saat Kanada berusaha menyamakan kedudukan, Ounahi memastikan kemenangan Maroko pada menit ke-82 ketika Maroko melakukan serangan balik dan Brahim Díaz mengumpan bola kepadanya, sang gelandang melepaskan tembakan keras ke gawang.

 Baca Juga: Ribuan ASN Ikuti Mengaji Massal dan Tabligh Akbar, Pecahkan Rekor MURI

Masih ada waktu bagi Rahimi untuk menambah keunggulan, mencetak gol ketiga Maroko pada menit kedelapan waktu tambahan dan memastikan mereka menjadi negara Afrika pertama yang mencapai perempat final lebih dari sekali.

Maroko harus berterima kasih kepada kiper Yassine Bounou karena telah membawa mereka ke tahap itu tanpa kebobolan, terutama ketika ia menggagalkan peluang Tani Oluwaseyi setelah penyerang Kanada itu berputar dengan cerdik di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kiri ke gawang.

Terlepas dari semua niat mereka di babak pertama, kurangnya ketajaman Kanada membuat mereka menjadi negara tuan rumah pertama dari tiga negara yang tersingkir.

"Kami bukan lagi tim kejutan," kata pelatih kepala Maroko, Mohamed Ouahbi.

Baca Juga: Sejarah Baru Sejak 10 tahun, Kafilah Inhu Raih Peringkat IV MTQ Riau, Bupati Wacanakan OPD Jadi Bapak Angkat Cabang 

"Sekarang ketika orang-orang membicarakan Maroko, kami adalah pesaing utama dan itu adalah sumber kebanggaan yang besar. Saya pikir ini baru permulaan dan saya harap kami terus memiliki performa seperti ini. Kami ingin terus maju. Kami tidak ingin berhenti," lanjutnya.

Hasil ini berarti Maroko akan tampil untuk kedua kalinya berturut-turut di perempatfinal setelah menjadi tim Afrika pertama yang mencapai semifinal pada tahun 2022. Mereka akan menghadapi Prancis di perempatfinal Stadion Boston pada Kamis (9/7/2026) waktu AS. Prancis melaju ke perampatfinal setelah kalahkan Paraguay 1-0.

Kekalahan ini mengakhiri perjalanan bersejarah bagi tuan rumah bersama Piala Dunia, Kanada, yang memenangkan babak gugur pertama mereka dengan kemenangan 1-0 atas Afrika Selatan untuk mencapai pertandingan Ahad dini hari WIB. Negara ini bermain di Piala Dunia untuk ketiga kalinya dan perjalanan ini memikat bangsa yang biasanya jauh lebih tertarik pada hoki daripada sepakbola.

 Baca Juga: Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam

Maroko, yang berada di peringkat keenam dalam peringkat FIFA, mengalahkan Belanda dalam adu penalti untuk mencapai Babak 16 Besar dan mengirim negara itu ke eliminasi Piala Dunia paling awal.

Kanada memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol di akhir pertandingan. Jonathan David mendapat tendangan bebas dari luar kotak penalti pada menit ke-78, tetapi tembakannya melayang di atas mistar gawang.

Tepat setelah itu, tembakan Tajon Buchanan dari sekitar 30 meter dihentikan oleh penyelamatan gemilang kiper Yassine Bounou. Bounou, yang lahir di Kanada dari orang tua Maroko, melakukan tiga penyelamatan untuk membantu Maroko meraih kemenangan.

"Kami sangat bangga mewakili Afrika karena ini adalah benua dengan banyak talenta dan Afrika pantas berada di level terbaik dalam sepak bola," kata Bounou.

Pertandingan ini merupakan pertandingan ulang dari Piala Dunia terakhir ketika Maroko mengalahkan Kanada 2-1 di babak penyisihan grup dalam turnamen di mana Maroko finis di urutan keempat.

Pertandingan ini sangat keras dengan delapan kartu kuning dikeluarkan. Kedua tim menerima empat kartu kuning. Hakimi dan Richie Laryea dari Kanada menerima kartu kuning pada menit ke-40. Hakimi Ia mendorong Laryea hingga jatuh ke tanah, lalu Laryea mendorongnya kembali dan terjadi perkelahian kecil. Gelandang Maroko, Ismael Saibari, ditarik keluar karena cedera pada menit ke-22.***

Editor : Edwar Yaman
#maroko #Soufiane Rahimi #kanada #piala dunia #azzedine ounahi