Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Raih Super Tiket, 15 Pebulutangkis Muda Melaju ke Kudus

Soleh Saputra • Senin, 13 Juli 2026 | 09:55 WIB
Pebulutangkis muda foto bersama usai penyerahan super tiket lolos karantina ke Kudus usai Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Angkasa, Jalan Angkasa, Pekanbaru, Ahad (12/7/2026). (MHD AKHWAN/RIAU POS)
Pebulutangkis muda foto bersama usai penyerahan super tiket lolos karantina ke Kudus usai Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Angkasa, Jalan Angkasa, Pekanbaru, Ahad (12/7/2026). (MHD AKHWAN/RIAU POS)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Audisi PB Djarum 2026 di GOR Ang­kasa, Pekanbaru berakhir, Ahad (12/7). Sebanyak 15 pebulutangkis muda mene­rima super tiket. Mereka akan melanjutkan perjua­ngan di tahap karantina yang berlangsung selama empat pekan yakni 14 September-9 Oktober 2026 di Kudus, Jawa Tengah. 

Dari 15 orang tersebut, enam peraih super tiket dari jalur turnamen dan sembilan lainnya merupakan pilihan tim pencari bakat. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengapresiasi penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru yang dinilainya berlangsung sukses, baik dari sisi pelaksanaan maupun kualitas peserta. 

Selama enam hari penyelenggaraan, para atlet muda dari berbagai daerah di Pulau Sumatera menunjukkan kemampuan teknis, semangat juang, serta mental bertan­ding yang menjadi mo­dal penting untuk berkembang ke jenjang lebih tinggi. Menurut Yoppy, kemunculan sejumlah atlet potensial di Pekanbaru menjadi kabar baik bagi proses regenerasi bulutangkis Indonesia. 

Baca Juga: Jayden Atlet Muda Asal Siak Berhasil Menembus Karantina PB Djarum 

Ia berharap daerah-daerah di Pulau Sumatera terus mela­hirkan lebih banyak ta­lenta berkualitas yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional. Yoppy juga mengingatkan bahwa keberhasilan meraih super tiket bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang yang menuntut kerja keras, disiplin, dan konsistensi untuk menjadi atlet berprestasi.

“Audisi Umum PB Djarum 2026 yang berlangsung di Pekanbaru berjalan dengan baik. Dari Pulau Sumatera bermunculan atlet berkualitas yang nantinya akan menjaga mata rantai bulu tangkis Indonesia. Terima kasih kepada seluruh pebulutangkis muda atas kerja keras selama audisi,’’ ujarnya.

‘’Selamat bagi semua atlet yang telah berhasil mendapatkan super tiket. Jangan cepat berpuas diri sebab perjalanan menjadi atlet hebat masih sangat panjang. Bagi peserta yang belum berhasil, jangan menyerah, teruslah berlatih dan berkembang karena masih ada kesempatan untuk mengikuti audisi selanjutnya di Makassar dan Kudus,” tambahnya.

Baca Juga: Bakat Muda Sumatera Menuju Final Audisi Umum PB Djarum 2026

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, mengatakan, tim pencari bakat berhasil mendapatkan talenta-talenta yang diharapkan muncul dari penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2026 Pekanbaru. Salah satu hal menarik yang menjadi sorotan tim pencari bakat adalah ditemukannya beberapa pebulutangkis kidal yang memiliki potensi menjanjikan. 

Bagi PB Djarum, keberagaman teknik dan latar belakang daerah para peserta ini menunjukkan bahwa ekosistem bulu tangkis Indonesia semakin berkembang dan diminati oleh generasi muda secara luas, yang sangat penting bagi keberlanjutan regenerasi atlet nasional.

“Kami berhasil menemukan potensi-potensi bagus dan sebagian besar dari Sumatera, termasuk beberapa atlet yang menggunakan tangan kiri, yang tentunya ini sangat menarik bagi kami. Audisi Umum PB Djarum ini memang terlihat semakin diminati dan kami berharap Audisi Umum PB Djarum bisa semakin besar ke depan,’’ ujarnya.

‘’Tujuannya tentu agar regenerasi bulutangkis Indonesia terus berjalan dan ekosistem olahraganya tetap terjaga dengan baik. Dari 15 peserta yang terpilih ini, semuanya sudah sesuai dengan harapan tim pencari bakat. Setelah ini, mereka akan masuk ke tahap karantina di Kudus bergabung dengan peserta dari Makassar dan Kudus untuk digodok selama empat minggu,” jelas Sigit.

Tim Pencari Bakat PB Djarum juga memberikan super tiket kepada sembilan atlet muda berbakat pilihan yang mampu memperlihatkan perjuangan hebat selama tampil di Audisi Umum PB Djarum 2026 Pekanbaru. Bellvania Safistika Sheila Mahaeswari menjadi salah seorang dari para peraih super tiket tambahan tersebut. 

Teknik mumpuni dan daya juang yang ditunjukkan atlet yang akrab disapa Bibel ini membuat Liliyana Natsir dan Tim Pencari Putri lainnya memberi kesempatan kepadanya untuk menjalani proses karantina bersama PB Djarum.

Baca Juga: Linda Noskova Bangkit dari Kekalahan di Set Kedua untuk Menjuarai Wimbledon

“Bibel nggak nyangka bisa mendapatkan super tiket, padahal sudah kalah di babak perempat final. Bibel juga sudah siap untuk menjalani karantina bersama PB Djarum meski harus tinggal jauh dari mama dan papa. Bibel janji mau kerja keras serta terus berdoa karena ingin jadi atlet yang mengharumkan nama Indonesia,” tutur pebulutangkis yang baru berusia 8 tahun ini.

Dari sektor U-11 putra, Ray Ethan Jourell menjadi satu-satunya wakil Jambi yang berhasil mendapatkan super tiket tambahan. Ketangguhan dan sikap pantang menyerah selama bertanding menjadi kunci keberhasilannya meskipun langkahnya terhenti di semifinal tahap turnamen usai mengalami kekalahan tiga gim dengan skor 24-22, 14-21, 18-21 dari Muhammad Azka Al-Fatih. 

“Saya sempat kecewa karena tidak bisa menjadi juara di Audisi Umum PB Djarum 2026 Pekanbaru. Tapi, saya sekarang semangat lagi karena mendapatkan super tiket tambahan dari Tim Pencari Bakat. Artinya saya masih ada kesempatan menjadi atlet PB Djarum. Saya akan berlatih lebih giat dan berusaha semaksimal mungkin,” ucap talenta yang mengidolakan Kevin Sanjaya itu.

Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru diikuti sebanyak 306 peserta dari 13 provinsi. Sebanyak 181 di antaranya yang melakukan registrasi ulang, berasal dari Riau. Selain itu, para peserta yang ikut dalam ajang pencarian bakar ini juga datang dari Aceh, Banten, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, NTB, Papua, Sumatera Barat, Sumatera Selatab, dan Sumatera Utara.

Proses seleksi menggunakan format skrining dengan sistem gugur pada pertandingan awal. Kemudian dilanjutkan dengan turnamen hingga ke babak final. Juara masing-masing kategori langsung mendapat tiket karantina di Kudus selama 1 bulan.

Adapun yang masuk dalam penilaian standar tim seleksi di PB Djarum 2026, di antaranya fokus ke teknik permainan, penguasaan lapangan, daya juang, hingga postur tubuh. Setelah masuk ke tahap karantina selama satu bulan, para peserta akan dilakukan evaluasi setelah dua minggu sebelum keputusan final siapa yang berhak bergabung dalam program beasiswa tersebut.(sol)

 

Editor : Arif Oktafian
#audisi pb djarum 2026 #pb djarum #bulu tangkis