Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP

Tim Redaksi • Selasa, 14 Juli 2026 | 10:56 WIB
Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez (tengah), pembalap  SuperFile Trackhouse Ai Ogura (kiri) dan pembalap  SuperFile Trackhouse Raul Fernandez (kanan), merayakan kemenangan di podium setelah balapan MotoGP Grand Prix Jerman di Hohenstein-Ernstthal, Ahad (12/7/2026).  (Ronny HARTMANN/AFP)
Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez (tengah), pembalap SuperFile Trackhouse Ai Ogura (kiri) dan pembalap SuperFile Trackhouse Raul Fernandez (kanan), merayakan kemenangan di podium setelah balapan MotoGP Grand Prix Jerman di Hohenstein-Ernstthal, Ahad (12/7/2026). (Ronny HARTMANN/AFP)

 

SACHSENRING (RIAUPOS.CO) - Marc Marquez kembali masuk dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu berhasil menyapu bersih kemenangan sprint dan balapan utama di Sachsenring, Jerman pada 11-12 Juli pekan lalu. Hasil tersebut memangkas jarak Marc dengan Jorge Martin yang berada di puncak klasemen menjadi hanya 18 poin.

Meski tampil meyakinkan, tapi Marc sebenarnya belum dalam kondisi optimal. Dia masih dalam proses mengembalikan kondisi fisik setelah menjalani operasi bahu kanan pada Mei lalu. Masalah tersebut merupakan dampak dari kecelakaan yang dialami di Mandalika musim lalu.

“Saya berada dalam pertarungan untuk meraih gelar, tetapi come back saya belum selesai. Saya masih tertinggal 18 poin dan masih ada 11 balapan tersisa,” ujar pembalap berjuluk The Baby Alien itu dikutip dari GPOne.

Baca Juga: Senegal Berpisah dengan Pape Thiaw

Karena itu, Marc tidak ingin memanfaatkan jeda musim panas hanya untuk berlibur, tetapi juga untuk meningkatkan kondisi fisik. Setelah Sachsenring, MotoGP akan istirahat hampir sebulan sebelum lanjut di Silverstone, Inggris pada 7-9 Agustus mendatang.

“Saya akan mencoba membuat kemajuan dengan lengan saya selama jeda musim panas. Saya tidak tahu apakah saya bisa melakukannya, tetapi saya akan bekerja keras,” tekad Marc.

Namun, di usia 33 tahun dan dengan riwayat cedera panjang, Marc sadar dirinya tidak bisa lagi memaksakan tubuh. Dia kini harus lebih pintar mengatur latihan dan waktu pemulihan. “Dulu saya tidak peduli dengan hari istirahat, tetapi sekarang saya harus melakukannya. Saya tidak bisa latihan keras dua hari berturut-turut.”(ka/bas/jpg)

Editor : Arif Oktafian
MotoGP 2026 Ducati Lenovo marc marquez