ARLINGTON (RIAUPOS.CO) - Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengatakan timnya tim terbaik di dunia dan tak terkalahkan. Ini setelah La Roja mencapai final kedua mereka di Piala Dunia dengan kemenangan 2-0 atas Prancis pada semifinal di Arlington, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.
Penalti Mikel Oyarzabal di babak pertama dan gol kedua dari Pedro Perro setelah jeda babak pertama memberi Spanyol kemenangan yang layak di semifinal mereka di Stadion Dallas.
Dan setelah itu, De la Fuente mengeluarkan peringatan kepada lawan mereka di final -- Argentina atau Inggris -- dengan menegaskan bahwa para pemainnya akan berbaris di New York pada hari Ahad waktu AS dengan penuh percaya diri setelah penampilan dominan melawan Orancis yang jadi favorit pra-turnamen.
"Kami merasa tak terkalahkan," kata De La Fuente dalam konferensi pers.
Baca Juga: Spanyol Singkirkan Prancis untuk Kali Ketiga, Melaju Lagi ke Final Piala Dunia setelah 16 Tahun
"Mereka (Prancis) menghadapi tim terbaik di dunia. Kami memiliki keunggulan itu. Para pemain ini pantas mendapatkan segalanya karena hari demi hari, mereka menunjukkan komitmen, kemurahan hati, solidaritas, dan bakat mereka,” lanjut De la Fuente,
"Sangat menyenangkan menyaksikan mereka bermain. Hari ini adalah tontonan yang luar biasa. Apa yang tampak sulit, tim ini membuatnya terlihat mudah."
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 37 pertandingan, menyamai rekor yang dibuat oleh negara Eropa dalam sepak bola internasional putra (Italia, 2018-21).
Baca Juga: Lima Talenta Riau Kantongi Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026
Spanyol memulai kampanye Piala Dunia mereka dengan kurang memuaskan dengan hasil imbang tanpa gol yang mengejutkan melawan Tanjung Verde di pertandingan grup pembuka mereka.
Namun di babak gugur, mereka telah mengalahkan Portugal, Belgia, dan Prancis sambil hanya kebobolan satu gol. De La Fuente mengatakan timnya telah menemukan level terbaik mereka pada waktu yang tepat.
"Kami tahu kami harus meningkatkan diri sedikit demi sedikit," katanya.
"Kami tentu ingin memenangkan pertandingan pertama, tetapi ini adalah sebuah proses. Itu direncanakan agar kami mencapai momen-momen kunci dalam kondisi terbaik. Kami dalam kondisi prima dan dalam hal level sepak bola, kami telah mencapai puncaknya."
Setelah aman lolos ke final Piala Dunia kedua mereka, De La Fuente dan para pemainnya dapat menyaksikan semifinal kedua antara Argentina dan Inggris di Atlanta pada hari Rabu atau Kamis dini hari WIB sambil menunggu untuk mengetahui lawan mereka selanjutnya.
Spanyol melawan Argentina akan mempertemukan juara Eropa bertahan melawan juara dunia saat ini, sementara Spanyol melawan Inggris akan menjadi pengulangan final Euro 2024 di Jerman dua tahun lalu.
"Saat ini kami tidak lebih menyukai salah satu dari mereka," kata De La Fuente.
"Mereka memiliki karakteristik yang berbeda. Saya akan senang menghadapi Argentina karena saya berteman dekat dengan Lionel Scaloni, tetapi saya juga sangat menyukai Inggris. Kami menyambut siapa pun dari mereka dengan tangan terbuka."
Kemenangan dini hari tadi menandai musim panas ketiga berturut-turut Spanyol mengalahkan Prancis dalam pertandingan semifinal turnamen. Lamine Yamal mencetak gol dalam kemenangan 2-1 di semifinal Piala Eropa 2024 beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-17, dan La Roja menang 5-4 di ajang Nations League tahun lalu.***
Editor : Edwar Yaman
Sumber : espn.com